Suara.com - Masalah apapun yang dialami anak tentunya membuat ibunya khawatir. Dina misalnya, mengaku bingung dengan tingkah anaknya yang kerap terbangung di tengah malam sambil berteriak.
"Dokter, anak saya umur 11 tahun dan sering sekali terbangun tengah malam. Bangun sambil teriak-teriak tapi bukan karena mau pipis. Apa ini yang disebut sebagai night terror?" tulis Dina dalam forum Smarter Health.
Menjawab pertanyaan tersebut, dr. Cindy Chan dari Sunway Medical Centre Malaysia mengatakan pada umumnya, night terror menyerang anak usia prasekolah dan tahun awal sekolah dasar.
Ia mengatakan untuk mengetahui dengan pasti penyebab anak bangun tengah malam dan teriak, perlu dilakukan pemeriksaan menyeluruh.
Menurut dr Cindy, orangtua harus juga menanyakan kepada anak tentang kegiatannya di sekolah saat siang hari.
"Faktor lainnya adalah lingkungan siang hari anak – apakah akhir-akhir ini ada kejadian yang membuatnya lebih cemas? Apakah dia pernah terpapar program TV yang tidak sesuai sepanjang hari?" terangnya.
Jika anak dalam keadaan sehat dan baik, serta tidak mengalami hal-hal yang membuatnya cemas di siang hari, dr Cindy meminta orangtua untuk bersabar.
"Apa pun itu, jika anak dalam keadaan sehat dan diatur dengan baik di siang hari, kemungkinan besar masalah ini akan terlewati dengan sedikit kesabaran, pengertian, dan dukungan dari orang tua ke anak," tutupnya.
Berita Terkait
-
11 Alasan 'Menyesakkan' Mengapa Kamu Terlalu Sering Tidur dan Mudah Menangis
-
Kurang Tidur Bukan Lencana Kehormatan, Inilah Racun Hustle Culture yang Merusak Hidup Saya
-
Habis Sahur Tidur Lagi? Ternyata Buat Pola Tidur dan Metabolisme Berantakan
-
Apakah Sholat Lailatul Qadar Harus Tidur Dulu? Ini Penjelasan Lengkapnya
-
5 Rekomendasi Smartband dengan Fitur Sleep Tracker Terbaik 2026, Pantau Kualitas Tidur Lebih Mudah
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik