Suara.com - Menjalani gaya hidup tidak sehat memiliki dampak langsung pada tubuh dan kesehatan. Misalnya, suka mengonsumsi manis yang dapat meningkatkan risiko gula darah naik atau diabetes.
Untuk itu puasa Ramadhan dapat menjadi momentum menjaga gaya hidup agar lebih sehat dengan mengatur pola makan menjadi lebih baik.
Seperti yang dilansir dari HealthShots, berikut empat gaya hidup tidak sehat yang bisa merusak tubuh Anda.
1. Makan Berlebihan
Mengonsumsi makanan berlemak secara berlebihan dapat menyebabkan pengerasan di pembuluh darah otak. Hal tersebut akan menghalangi sirkulasi darah menuju otak. Efeknya bisa meningkatkan penyakit neurodegeneratif.
2. Merokok
Menurut Konsultan Senior Neurologi dari Rumah Sakit Fortis Hiranandani Dr. Pawan Ojha, kebiasaan merokok dapat memberi efek buruk pada tubuh termasuk otak. Kebiasaan merokok dapat menyebabkan otak menjadi kusut, sekaligus meningkatkan penyakit degeneratif seperti penyakit Alzheimer.
3. Kurang Tidur
Tidur yang cukup sangat penting untuk kesehatan tubuh. Sebab, tidur yang cukup dapat memperbaiki kerusakan sel, mengembalikan tingkat energi sekaligus mengurangi stres. Jika Anda kurang tidur, ini dapat merusak sel-sel otak sehat sekaligus merusak fisik.
Baca Juga: Bacaan Latin Niat Puasa Ramadhan dan 5 Amalan yang Sebaiknya Dilakukan
4. Konsumsi Asupan Gula Berlebihan
Gula menjadi salah satu penyebab utama penyakit gula. Hal itu telah diungkap lewat studi, di mana peningkatan kadar gula darah menurunkan penyerapan nutrisi pada tingkat sel. Sel-sel di otak tentu akan mati, serta menurun secara perlahan yang disebabkan karena kekurangan nutrisi yang tepat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli
-
Asam Urat Bisa Datang Diam-Diam, Ini Manfaat Susu Kambing Etawa untuk Pencegahan