Suara.com - Air dingin mungkin terdengar segar dan mampu menghilangkan dahaga secara seketika. Termasuk saat menjalani aktivitas berpuasa seharian di bulan Ramadhan.
Nah, meski terdengar segar, bukan berarti itu pilihan yang tepat. Dikatakan mengonsumsi air dingin bisa berdampak bagi kesehatan seseorang.
Sekiranya ada lima alasan kenapa Anda harus menghindari konsumsi air dingin selama menjalani puasa. Simak selengkapnya yang dilansir dari HealthShots berikut ini.
1. Dapat Mengganggu Pencernaan
Para ahli mengatakan, minum air ingin dapat mengontraksi pembuluh darah, yang pada akhirnya mengganggu pencernaan. Konsumsi air dingin juga dapat menghambat proses alami penyerapan nutrisi di pencernaan.
2. Menyebabkan Sakit Tenggorokan
Berhati-hatilah saat mengonsumsi air dingin secara teratur, karena air dingin dapat menyebabkan sakit tenggorokan dan hidung tersumbat. Jika diminum saat sahur, air dingin bisa menciptakan banyak lendir di sistem pernapasan dan membuat rentan terhadap infeksi pernapasan.
3. Membuat Pemecahan Lemak Jadi Sulit
Para ahli mengatakan, minum air dingin setelah makan dapat mengeraskan lemak, sehingga sulit untuk memecah lemak yang tidak diinginkan. Oleh karena itu, sebaiknya hindari minum air putih minimal 30 menit setelah makan.
4. Dapat Mengubah Detak Jantung
Mengonsumsi air dingin dikatakan dapat mengubah detak jantung seseorang. Dan ini merangsang saraf kranial kesepuluh, saraf vagus yang merupakan bagian integral dari sistem saraf otonom tubuh. Selain merangsang saraf, air dingin juga menyebabkan detak jantung menurun.
5. Menyebabkan Sakit Kronis di Perut
Orang yang baru berolahraga disarankan jangan minum air putih dingin. Karena ini akan berdampak negatif pada kesehatan pencernaan. Selain berbahaya bagi pencernaan, ini juga dapat menyebabkan sakit kronis di perut. Oleh karena itu, batasi dulu sementara waktu dari minum air dingin.
Baca Juga: Surat Wajibkan Baju Muslim di SDN 02 Cikini Diklarifikasi, Disdik DKI: Itu Salah Ketik
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
Terkini
-
Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter
-
DBD Menular atau Tidak Lewat Sentuhan? Simak Fakta-faktanya
-
AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi
-
Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi
-
Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?
-
Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar
-
Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker
-
Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat
-
Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat
-
Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama