Suara.com - Sudah menjadi hal umum bahwa wanita hamil memiliki emosi yang naik turun. Kehamilan dapat membawa banyak perasaan baru, baik menyenangkan maupun yang menimbulkan kecemasan.
Suami perlu memahami perubahan suasana hati istrinya yang sedang hamil dan mengerti bagaimana cara mendukung pasangannya.
Umumnya, perubahan suasana hati saat hamil mirip dengan yang dihadapi sebelum siklus menstruasi. Dalam satu menit, wanita hamil bisa merasa senang, sementara menit berikutnya berubah sedih atau marah.
Bahkan, ibu hamil bisa sangat sentimen terhadap hal-hal yang biasanya tidak membuat mereka terganggu. Misalnya, wanita hamil bisa tetiba tidak menyukai bau suaminya, padahal sebelumnya tidak masalah.
Naik turunnya emosi ibu hamil terjadi secara alami dan sudah menjadi hal yang harus diantisipasi oleh masing-masing pasangan.
Apa penyebabnya?
Dilansir The Health Site, perubahan emosi ini bisa disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon ibu hamil, membuat mereka mudah sedih, tersinggung, maupun cemas.
Faktor lainnya adalah perubahan fisik yang signifikan, membuat ibu hamil merasa kehilangan kendali atas dirinya.
Perubahan pola hidup juga bisa menjadi pemicu, seperti gangguan tidur, perut mulas, gangguan pencernaan, disorientasi, nyeri payudara, hingga nyeri tubuh.
Baca Juga: Tak Hanya Uang, Berikut Ini 5 Hal yang Harus Disiapkan saat Kamu Hamil
Bila perubahan suasana hati sang ibu terus berlanjut selama kehamilan, suami perlu berempati dan mendukungnya sebisa mungkin.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?