Suara.com - Infeksi saluran kemih (ISK) dapat terjadi pada siapa saja dari segala usia atau jenis kelamin, tetapi penyakit ini paling sering terjadi pada wanita setelah berhubungan seksual.
Itu terjadi setelah bakteri yang hidup di area gential masuk ke uretra saat bercinta. Bakteri masuk ke kandung kemih dan menyebabkan infeksi.
ISK dapat menimbulkan nyeri saat buang air kecil dan anyang-anyangan secara konstan, lapor The Sun.
Posisi seks juga dapat meningkatkan risiko ISK, apa saja?
1. Misionaris
Posisi misionaris bisa menempatkan uretra dan penis berdekatan. Hal ini meningkatkan perjalanan bakteri ke uretra, kandung kemih atau ginjal dan dengan demikian meningkatkan risiko infeksi.
Coba letakkan kaki di atas bahu pasangan untuk mengurangi risiko.
2. Cowgirl
Saat sang wanita duduk di atas sang pria, itu membawa uretra ke dekat penis. Gesekan sangat tinggi terjadi, sehingga membantu bakteri menyebar jauh lebih mudah.
Baca Juga: Evelyn Nada Anjani Pernah Keguguran karena ISK, Kenali Gejala dan Penyebabnya!
3. Fingering
“Kesalahpahaman yang umum adalah bahwa ISK hanya terjadi melalui penis dalam penetrasi vagina. Jari juga dapat dengan mudah menularkan bakteri," kata pakar seks Ruby Rare.
Jadi, sebelum melakukannya, pastikan tangan pasangan bersih.
4. Seks anal
“Jika kita berbicara tentang penyebaran bakteri, maka kita harus berbicara tentang seks anal.Apa pun yang ada di dalam dan di sekitar anus harus dicuci bersih sebelum masuk ke vulva dan vagina,' kata Ruby.
Untuk membatasi penularan bakteri, gunakan kondom baru.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?