Suara.com - Pesinetron Dicky Topan meninggal dunia akibat mengalami pembengkakan jantung pada Kamis (7/7/2022) di Rumah Sakit Mintohardjo, Jakarta Pusat. Kondisi ini ternyata sudah dideritanya selama dua tahun belakangan.
"Sudah dua tahun, dari 2020. Tapi nggak lama setelah aku datang, dia drop," jelas sang ibu Lusi Yanti, saat dikonfirmasi pada Jumat dini hari (8/7/2022).
Sebelum meninggal, Dicky sempat mengeluh kembung dan kaku di bagian kaki. Bahkan, ia sempat tidak kuat menahan kondisinya.
"(Dicky bilang) 'Aduh mama nggak kuat, nyesek'. Tubuhnya bergetar," cerita paman Dicky Topan, Hamid.
Apa penyebab pembengkakan jantung?
Pembengkakan jantung atau kardiomegali merupakan kondisi peningkatan ukuran jantung. Sebenanya, ini bukanlah penyakit, namun tanda bahwa ada kondisi kesehatan lain yang memengaruhi jantung penderita.
Beberapa kondisi yang bisa menyebabkan pembengkakan jantung adalaj kehamilan, penebalan otot dinding jantung atau peregangan bilik jantung (dilatasi).
Berdasarkan laman Heart And Stroke Canada, pembengkakan jantung dapat dipengaruhi oleh kondisi:
- Tekanan darah tinggi
- Penyakit arteri koroner
- Penyakit katup jantung
- Kardiomiopati
- Serangan jantung
- Hipertensi pulmonal, tekanan darah tinggi di arteri yang membawa darah dari jantung ke paru-paru
- Infeksi jantung
- Infeksi HIV
- Gangguan tiroid
- Penyakit ginjal
- Kondisi genetik atau warisan
- Kehamilan (Kardiomiopati peripartum atau PPCM)
Pengobatan kardiomegali tergantung pada kondisi media yang mendasari dan seberapa jantung membengkak. Tujuan pengobatan adalah untuk mengontrol gejala dan mencegah komplikasi lebih lanjut.
Baca Juga: Mantan PM Jepang Shinzo Abe Ditembak Hingga Alami Henti Jantung
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh