Suara.com - YouTuber Ria Ricis melahirkan anak pertamanya Selasa (26/7/2022) kemarin. Hal tersebut diinformasikan oleh sang suami Teuku Ryan melalui akun Instagram pribadinya.
"Bismillah, alhamdulillah telah lahir anak pertama kami hari Selasa, 26 Juli 2022 pukul 08.26 pagi hari di RSIA Bina medika Bintaro dengan sehat dan cantik," tulis Teuku Ryan dalam unggahannya.
Diketahui, adik dari Oki Setiana Dewi ini melahirkan dengan proses operasi sesar akibat air ketubannya yang telah habis.
Melansir laman Mayo Clinic, berikut beberapa hal yang menyebabkan seorang perempuan harus melakukan operasi sesar saat melahirkan.
1. Persalinan Tidak Berkembang
Pada beberapa kasus seorang perempuan yang melakukan operasi sesar terjadi karena proses persalinan mengalami kendala. Hal ini sendiri biasanya terjadi karena serviks tidak cukup terbuka meskipun sudah merasakan kontraksi yang cukup kuat.
Hal tersebut yang menyebabkan dokter memutuskan untuk melakukan operasi sesar demi keselamatan bayi dan sang ibu.
2. Bayi Mengalami Masalah
Operasi sesar juga bisa dilakukan saat adanya masalah pada bayi. Biasanya terjadi perubahan detak jantung yang cukup mengkhawatirkan. Oleh karena itu, dokter memutuskan untuk melakukan operasi sesar.
3. Bayi Berada pada Posisi Tidak Normal
Sering kali, pada beberapa kasus saat sudah mendekati waktu lahir bayi berada pada posisi yang tidak seharusnya seperti melintang. Hal ini yang membuat dokter mengambil keputusan untuk melakukan operasi sesar.
4. Bayi Kembar
Melahirkan bayi kembar bisa dilakukan secara normal. Namun, pada beberapa kasus, si ibu tidak memiliki cukup kemampuan untuk mendorong bayi agar keluar. Hal tersebut yang membuat dokter memutuskan agar persalinan dilakukan dengan operasi sesar.
5. Ada Masalah pada Plasenta Ibu
Jika plasenta menutupi pembukaan serviks, hal itu dapat menghambat bayi untuk keluar. Hal ini juga membuat dokter mengambil keputusan untuk melakukan operasi sesar.
6. Tali Pusar Melewati Leher Rahim
Jika tali pusar keluar dari leher rahim biasanya dokter akan langsung menyarankan proses sesar. Bayi juga bisa terikat dan tercekik oleh tali pusar.
7. Adanya Masalah Kesehatan
Ketika si ibu mengalami masalah kesehatan, biasanya dokter akan terpaksa harus melakukan operasi sesar demi keselamatannya dan bayi.
Masalah kesehatan di sini yaitu kondisi yang cukup parah seperti adanya gangguan jantung atau otak. Proses sesar juga disarankan kepada orang-orang yang memiliki infeksi herpes genital.
Masalah kesehatan tersebut harus diperhatikan benar-benar apakah ibu bisa melahirkan secara normal atau harus operasi sesar. Pasalnya, jika tetap dipaksakan akan berisiko memberikan dampak buruk pada ibu dan bayi.
Baca Juga: Oki Setiana Dewi Sedih Tak Bisa Temani Ria Ricis Melahirkan Anak Pertama
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh