Suara.com - Seorang model wanita terpaksa bergabung dalam OnlyFans supaya bisa memenuhi kebutuhan medisnya. Wanita bernama Rachael Huckle itu menderita penyakit langka autoimun yang butuh perawatan medis dengan biaya tak sedikit.
Setelah bergabung dalam OnlyFans, ia berhasil menghasilkan banyak uang dengan cepat. Ia pun bisa mendapatkan perawatan medis untuk mengatasi penyakit langka yang dideritanya.
Huckle sangat berterima kasih dengan ratusan pelanggan bulanannya yang telah membayar foto-fotonya. Wanita ini mengganggap mereka sebagai orang-orang yang menyelamatkan hidupnya dari penyakit langka.
Rachael Huckle menderita penyakit langka autoimun yang disebut pemfigus. Penyakit langka ini menyebabkan lepuh di seluruh sistem pencernaan, termasuk mulut, hidung, tenggorokan dan usus.
"Sebelum saya mendapatkan perawatan medis ini, saya hampir tidak makan dan tidak bisa berjalan," kata Rachael dikutip dari Wales Online UK.
Rachael mengaku beberapa kali tidak bisa bernapas ketika bangun. Ia kehilangan begitu banyak berat badan sehingga merasa seolah akan mati karena tidak bisa melakukan apa pun.
Rachael pertama kali dirawat di rumah sakit ketika berusia 9 bulan setelah mengalami infeksi ginjal persisten. Ia juga mengalami rasa sakit di tenggorokan ketika makan dan kesulitan menelan.
Saat itu sampai 9 tahun lamanya, dokter belum mendiagnosisnya dengan penyakit autoimun langka. Bahkan, ia sempat didiagnosis menderita gangguan makan karena berat badannya menurun drastis.
"Rasanya seperti ada yang mengganjal, sehingga terasa sakit untuk menelan. Karena itu, ia tidak ingin makan dan membuatnya didiagnosis anoreksia," jelasnya.
Baca Juga: 5 Manfaat Minum Susu sebelum Tidur, Baik untuk Jantung
Selama bertahun-tahun kesehatan Rachael terus menurun dan itu memengaruhi kehidupan sehari-harinya. Dia mengalami kelelahan parah, nyeri sendi dan pembengkakan di wajah dan lidah yang membuatnya tidak dapat berbicara.
Rachel dilarikan ke rumah sakit beberapa kali sampai kehilangan pekerjaannya. Karena tak ada uang untuk pengobatan, ia sempat berpikir akan meninggal saja.
Dia kemudian berpikir untuk menjual foto-fotonya di akun OnlyFans demi menghasilkan uang. Dengan begitu, ia bisa menjalani pengobatan dan perawatan medis untuk penyakitnya.
"Tapi, OnlyFans memberi saya kesempatan untuk bertahan hidup dan menjalani kehidupan normal. Saya bisa mendapatkan banyak uang untuk menjalani perawatan medis," ujarnya.
Kini, ia pun menggunakan uang penghasilannya untuk melakukan koseling sehingga bisa mendukung orang lain dengan penyakit autoimun langka supaya tidak pantang menyerah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia