Suara.com - Kesehatan dan kepadatan tulang umumnya tidak diperhatikan di usia muda. Namun, ini akan menjadi masalah ketika usia bertambah.
Pada usia muda, tubuh membangun tulang baru dengan sangat cepat. Seiring bertambahnya usia, massa tulang hilang jauh lebih cepat daripada pembentukannya.
Tapi, usia bukanlah satu-satunya faktor yang mempercepat pengeroposan tulang. Ada lainnya, seperti jenis kelamin, gen, hingga riwayat keluarga.
Meski tidak ada cara untuk menghentikannya, tetapi Anda dapat memperlambatnya dengan berolahraga dan menjaga pola makan.
Dilansir The Health Site, berikut minuman yang dapat meningkatkan kekuatan tulang:
1. Susu
Susu murni dari sapi mengandung nutrisi paling banyak karena kemurniannya. Minuman ini kaya kalsium yang membantu tulang menjadi padat.
Jika Anda tidak toleran laktosa, ada alternatif lain yang dapat diambil, seperti susu kedelai, oat, serta susu almond.
2. Jus hijau
Baca Juga: Lagi Cari Rumput Petani Bangkalan Menemukan Kerangka dan Tulang Belulang Perempuan
Cara terbaik lain untuk memastikan kesehatan tulang adalah dengan mengonsumsi banyak daun hijau. Bayam dan sayuran berdaun hijau lainnya merupakan sumber kalsium yang baik.
3. Jus jeruk
Buah jeruk selalu bagus untuk kesehatan. Buah ini kaya akan vitamin C yang dikenal dapat mencegah hilangnya kepadata tulang.
4. Jus kefir
Menurut sebuah penelitian yang dilakukan pada hewan, kefir juga merupakan sumber kalsium yang sangat baik. Kefir terbuat dari susu dan juga membantu kepadatan tulang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?