Suara.com - Musim penghujan merupakan masa puncak perkembangbiakan nyamuk. Meskipun sebagian besar gigitan nyamuk tidak berbahaya, beberapa dapat menyebabkan komplikasi serius.
Sebab, serangga kecil tersebut dapat menularkan berbagai penyakit serius, seperti malaria, demam berdarah dengue (DBD), cikungunya, dan virus Zika.
Dilansir The Health Site, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan lebih dari satu juta orang meninggal dunia setiap tahun akibat gigitan nyamuk, dengan malaria menjadi salah satu penyebab utama.
Di sisi lain, gigitan nyamuk juga sangat gatal dan membuat tidak nyaman.
Konsultan di Departemen Penyakit Dalam Rumah Sakit Jaypee India, Shovana Weshnavi, membagikan 5 tips untuk menghindari gigitan nyamuk:
1. Menutup genangan air
Air yang tergenang akibat hujan atau hal lainnya bisa menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk. Membuat lingkungan kurang mengundang nyamuk akan membuat Anda terhindar dari gigitannya.
2. Kenakan pakaian berwarna terang
Mengenakan pakaian berwarna terang adalah cara terbaik untuk menghindari gigitan nyamuk. Sebab, nyamuk sangat menyukai pakaian berwarna gelap, seperti hitam.
Baca Juga: Kalut Usai Habisi Nyawa Kekasih Dan Ayuk, Pria di Sumsel Makan Racun Nyamuk
3. Menggunakan pakaian yang menutup seluruh tubuh
Nyamuk akan menggigit area kulit yang terbuka. Karena itu, ada baiknya Anda mengenakan pakaian lengan panjang untuk menangkal gigitan nyamuk.
4. Jaga sirkulasi udara
Nyamuk bukanlah penerbang yang kuat. Karenanya, jaga sirkulasi udara untuk mengusir nyamuk, atau bisa juga menggunakan kipas angin.
5. Gunakan obat nyamuk
Sekarang ini sudah banyak tersedia produk untuk menghindarkan diri dari gigitan nyamuk, seperti lotion atau semprotan anti nyamuk.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Konsultasi Kesehatan Pakai AI? Waspada Halusinasi Medis yang Berbahaya
-
Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja
-
Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo
-
Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!
-
Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas
-
Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak
-
Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik
-
Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks
-
Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin
-
Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala