Suara.com - Perawatan gigi dengan veneer makin umum dilakukan untuk menunjang penampilan. Tujuannya memang biasanya untuk kepentingan kosmetik agar gigi tampak lebih putih.
Tapi apakah memutihkan gigi dengan cara veneer memang aman? Dokter spesialis gigi Drg. Stephanie Adelia Susanto, MM, Sp. Ort., akan menjelaskan seputar memutihkan gigi dalam artikel Tanya Dokter kali ini.
Apakah lakukan veneer aman, dok?
Veneer itu aman kalau yang mengerjakannya benar. Kalau dikerjakan dengan cara tidak benar, itu berarti ngikisnya kebanyakan. Veneer itu kaya soflens yang kita pasang di gigi. Kalau nanti pasangnya gak bagus, keselip makanan, lama-lama giginya lubang.
Tapi kalau dipasang dengan benar harusnya tidak ada masalah. Mau dibersihin juga enggak masalah, penggunaan sehari-hari pun tidak berbeda dengan gigi asli. Tapi itu sangat bergantung dengan dokter yang membuat. Kalau dokter yang buat enggak bagus, ya bisa merusak gigi.
Bagaimana cara merawat gigi tetap putih secara alami, dok?
Jadi memang kalau menjaga gigi tetap putih paling simpel dengan sikat gigi. Terus harus cek juga ke dokter gigi 6 bulan sekali karena kadang-kadang ada kotoran yang gak bisa kita bersihkan hanya dengan sikat gigi. Kalau mau putih juga perlu perawatan ekstra whitening, itu ada bisa di dokter gigi, ada juga yang bisa didapatkan bagian farmasi.
Pakai baking soda apa benar bisa bantu memutihkan gigi?
Pakai baking soda, memang banyak DIY (do it yourself) gitu. Tapi tidak disarankan oleh dokter gigi karena takutnya nanti kena gusi. Efek baking soda juga ada abrasi. Jadi kalau memutihkan gigi memang lebih baik dilakukan yang approve by dentist.
Apa tidak masalah gunakan pasta gigi yang mengandung detergen?
Kalau pemilihan pasta gigi yang mengandung deterjen, midalnya SLS, itu untuk beberapa orang tertentu yang sensitif akan lebih mudah mengiritasi. Jadi kalau ditanya lebih baik yang mana, dengan teknologi yang berkembang, busanya tetap bisa dihasilkan dari bahan lain, kalau menurut saya akan lebih bagus yang non detergen.
Punya pertanyaan seputar kesehatan, diet, hingga urusan ranjang? Suara.com bisa membantu Anda menemukan jawabannya. Tulis pertanyaan Anda di kolom komentar, untuk bisa dijawab oleh pakar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
Terkini
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI