Suara.com - Menderita radang amandel tentunya sangat tidak mengenakan. Kira-kira bagaimana cara mengobati amandel tanpa bantuan obat? Nah berikut ini cara mencegah radang amandel tanpa bantuan obat.
Diketahui, radang amandel bisa disebabkan oleh infeksi virus/bakteri. Radang amandel biasanya akan memunculkan gejala sakit tenggorokan, demam, sakit saat menelan, sakit telinga, suara serat, dan bau mulut.
Bagi yang sedang menderita amandel, tahukah kamu bahwa radang amandel dapat dicegah tanpa obat melainkan dengan bahan-bahan alami di rumah? Nah untuk selengkapnya, berikut ini cara mencegah radang amandel tanpa bantuan obat yang dilansir dari berbagai sumber.
1. Larutan garam
Untuk mencegah amandel tanpa menggunakan obat yaitu dengan larutan garam. Berkumur larutan garam bisa digunakan sebagai obat alami mencegah radang amandel.
Adapun cara mengobati rasang amandel dengan larutan garam yaitu larutkan satu sdt garam ke dalam air hangat. Lalu kumur dengan larutan garam tersebut selama beberapa saat serta lakukan ini beberapa kali sehari hingga reda sakit tenggorokan reda.
2. Madu
Obat alami berikutnya untuk mencegah radang amandel yaitu madu. Madu mengandung sifat antiperadangan dan antibakteri, ini berguna dalam mengobati radang amandel.
Adapun cara mencegah radang amandel pakai madu yaitu tambakan madu dalam segelas air putih hangat atau campuran teh dan jahe, kemudian minum. Madu hangat membantu dalam mengurangi peradangan dan rasa tak nyaman ketika radang amandel kambuh.
Baca Juga: 6 Cara Atasi Asam Lambung yang Naik, Nggak Harus Pakai Obat Lho!
3. Lemon
Obat amandel alami yang juga bisa digunakan yaitu lemon. Lemon memiliki kandungan yang bermanfaat untuk meredakan sakit radang amandel. Selain itu, lemon juga membantu menjaga sistem kekebalan tubuh.
Cara mengobati radang amandel dengan lemon yaitu campurkan perasan lemon 1 sdt ke dalam air putih hangat, lalu minum. Kamu bisa mengonsumsinya secara rutin sampai sembuh.
Selain mencoba obat-obatan alami untuk mencegah radang amandel seperti yang disebutkan di atas, disarankan juga agar penderita radang amandel banyak mengonsumsi air putih serta beristirahat. Hindari asap rokok, gorengan, dan makanan bertekstur keras.
Demikian ulasan mengenai cara mencegah radang amandel tanpa bantuan obat yang perlu diketahui. Bagi yang menderita radang amandel, semoga cepat sembuh. Semoga informasi ini bermanfaat!
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
Terkini
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?