3. Latihan bersama
Lakukan latihan lari bersama anak secara rutin. Mulailah dengan jarak yang pendek dan tingkatkan secara bertahap. Buatlah latihan lari menjadi menyenangkan dengan bermain bersama, mendengarkan musik, atau memilih rute yang menarik.
4. Siapkan perlengkapan
Pastikan anak memiliki sepatu lari yang nyaman dan sesuai dengan ukuran kaki mereka. Siapkan juga pakaian yang nyaman untuk berlari.
5. Ciptakan suasana positif
Berikan semangat dan dukungan kepada anak sebelum, selama, dan setelah lomba. Hindari memberi tekanan atau memaksa anak untuk menang. Fokuslah pada partisipasi dan usaha anak, bukan pada hasil akhir.
Untuk mendukung anak agar semangat mengikuti lomba lari, orang tua juga bisa mencari komunitas lari anak, dan mengajak ia bergabung dengan komunitas tersebut. Hal ini dapat memberikan motivasi dan dukungan tambahan bagi anak yang baru belajar berkompetisi di lomba lari.
Nah, itulah beberapa tips yang dapat dilakukan orang tua yang ingin mengajak anak mengikuti lomba lari. Tapi ingat, bahwa yang terpenting adalah anak merasa senang dan menikmati prosesnya. Lomba lari hanyalah sebuah sarana untuk mendorong anak agar lebih aktif dan sehat.
Baca Juga: 8 Potret Wanda Hara: Dikecam usai Pakai Cadar di Kajian Ustaz Hanan Attaki
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional
-
Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak
-
Cara Kerja Gas Tawa (Nitrous Oxide) yang Ada Pada Whip Pink
-
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
-
Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal
-
Waspada Penurunan Kognitif! Kenali Neumentix, 'Nootropik Alami' yang Dukung Memori Anda
-
Lompatan Layanan Kanker, Radioterapi Presisi Terbaru Hadir di Asia Tenggara
-
Fokus Turunkan Stunting, PERSAGI Dorong Edukasi Anak Sekolah tentang Pola Makan Bergizi
-
Bukan Mistis, Ini Rahasia di Balik Kejang Epilepsi: Gangguan Listrik Otak yang Sering Terabaikan
-
Ramadan dan Tubuh yang Beradaptasi: Mengapa Keluhan Kesehatan Selalu Datang di Awal Puasa?