7. Mendorong Inovasi Teknologi Hijau
Penggunaan kemasan ini juga memacu perusahaan farmasi untuk terus berinovasi dalam memadukan teknologi modern dengan pendekatan ramah lingkungan. Ini tidak hanya berdampak pada produk yang lebih baik, tetapi juga memberi contoh bagi industri lain untuk mengikuti jejak keberlanjutan.
Pada tahun ini, B. Braun Indonesia meluncurkan cairan infus analgesik-antipiretik dengan kemasan semi-rigid container yang inovatif. Kemasan ini dirancang untuk memberikan solusi medis yang aman, praktis, dan efektif bagi tenaga kesehatan. Namun, yang membuatnya lebih menonjol adalah pendekatannya yang ramah lingkungan. Kemasan ini menggunakan material polietilen bebas PVC, DEHP, dan lateks, yang tidak hanya aman bagi kesehatan, tetapi juga ramah lingkungan karena lebih mudah terurai.
Inisiatif B. Braun Indonesia dalam memproduksi obat-obatan dengan kemasan ramah lingkungan merupakan bagian dari visi global perusahaan untuk melindungi kesehatan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. Langkah ini juga mendukung target nasional Indonesia untuk mencapai Net Zero Emission pada tahun 2060.
Selain itu, B. Braun Indonesia juga mendukung pengurangan jejak karbon melalui penggunaan energi terbarukan di fasilitas produksinya di Cikampek, Jawa Barat. Fasilitas ini dilengkapi dengan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) yang mampu menyuplai sekitar 20-30% kebutuhan listrik pabrik. Dalam empat bulan pertama operasinya, PLTS ini telah mengurangi emisi gas rumah kaca sebesar 705 ton, sebuah kontribusi besar bagi keberlanjutan lingkungan.
“Dengan meluncurkan cairan infus analgesik-antipiretik yang diproduksi sepenuhnya di dalam negeri, kami mendukung program pemerintah dalam meningkatkan kemandirian industri farmasi dan memastikan ketersediaan obat esensial bagi masyarakat Indonesia," ujar Rainer Ruppel, President Director B. Braun Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?