- Tumbuh kembang anak mencakup aspek fisik, kognitif, emosional, sosial, dan perilaku, bukan hanya pertumbuhan tinggi badan.
- Pendampingan sejak dini membantu mengenali potensi anak dan memberikan stimulasi tepat.
- Klinik Tumbuh Kembang Anak RS Atma Jaya menyediakan layanan terpadu untuk memastikan anak tumbuh sehat, mandiri, dan siap menghadapi masa depan.
Suara.com - Tumbuh kembang anak lebih dari sekadar pertambahan tinggi badan atau berat badan. Setiap anak memiliki ritme perkembangan unik, baik dari sisi fisik, kognitif, emosional, sosial, maupun perilaku.
Pendampingan sejak dini penting agar potensi anak dapat dikenali dan stimulasi yang tepat dapat diberikan.
Di sini, orang tua berperan penting bersama tenaga kesehatan untuk memastikan setiap aspek perkembangan anak diperhatikan, mulai dari pola makan bergizi, aktivitas fisik yang sesuai, hingga stimulasi belajar dan interaksi sosial.
Menyadari hal ini, Rumah Sakit Atma Jaya memperkenalkan layanan Klinik Tumbuh Kembang Anak yang dirancang untuk mendukung perkembangan anak secara lebih komprehensif.
Peluncuran layanan ini mengusung tema “Anak Hebat, Masa Depan Kuat Dimulai dari Atma Jaya” dan diisi dengan sesi edukasi kesehatan bersama tiga pakar tumbuh kembang anak.
Menurut dr. Jane Meinheart, “Klinik ini membantu orang tua mengenali potensi anak sedini mungkin, sehingga penanganan dan stimulasi dapat diberikan secara tepat.”
Sementara itu, dr. Felincia Dewi menekankan, “Bagaimana mereka bersosialisasi, berkomunikasi, hingga cara mereka berekspresi juga bagian penting dari tumbuh kembang.”
Hal ini menunjukkan bahwa perkembangan anak tidak hanya terlihat dari fisik, tetapi juga kemampuan bersosialisasi dan mengekspresikan diri.
Keberhasilan terapi dan stimulasi anak juga membutuhkan kolaborasi berbagai profesi.
Baca Juga: 80% Anak Indonesia Kekurangan DHA! Dampaknya Lebih dari Sekadar Kurang Pintar
Klinik ini memanfaatkan teknologi medis terbaru dan praktik berbasis bukti ilmiah, sejalan dengan peran RS Atma Jaya sebagai rumah sakit pendidikan yang inovatif.
Direktur RS Atma Jaya, dr. Maria Theresia Yulita, S.H., M.H., MSM, MCM, MARS, menegaskan, “Kami ingin setiap anak mendapatkan kesempatan bertumbuh dengan cara terbaiknya. Dengan ilmu pengetahuan dan kepedulian yang kami miliki, kami berharap dapat menjadi bagian dari perjalanan besar mereka.”
Pendekatan ini memastikan anak-anak Indonesia dapat tumbuh menjadi pribadi sehat, mandiri, dan siap menghadapi masa depan.
Dengan perhatian pada semua aspek tumbuh kembang, stimulasi tepat, dan kerja sama orang tua serta tenaga profesional, setiap anak memiliki kesempatan untuk berkembang optimal—bukan hanya dari segi fisik, tetapi juga kemampuan sosial, emosional, dan kognitif.
(Clarencia Gita Jelita Nazara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens