Indotnesia - Seorang perempuan membagikan pengalamannya usai melakukan perawatan infus putih. Melalui video yang diunggah di TikTok pribadinya @Vira pada Rabu (22/6/2022), ia menjelaskan bahwa setelah menjalani infus putih jangka panjang, perempuan tersebut justru mengalami gejala autoimun.
“Jadi sering sesak nafas, nyeri-nyeri tenggorokan, gampang capek dan gampang banget sakit-sakitan, sering muncul keluhan kulit sekujur badan, rambut rontok parah. Alhamdulillah sekarang sudah membaik,” tulisnya dalam kolom keterangan video.
Diketahui, kondisi gejala autoimun membuat tubuh perempuan tersebut mengalami ruam merah. Hal itu disebutkan terjadi lantaran efek samping jangka panjang yang ia jalani selama infus putih dari tahun 2016 hingga awal 2018.
Apa itu infus putih?
Infus putih merupakan perawatan kecantikan yang bertujuan untuk memutihkan dan mencerahkan kulit. Dosis yang diberikan juga cukup besar dibandingkan perawatan suntik putih.
Perawatan infus tersebut bekerja dengan memasukkan bahan-bahan pemutih melalui intravena atau lewat pembuluh darah. Tak hanya sekali, infus putih dilakukan secara rutin dan bertahap.
Cara untuk memutihkan secara cepat itu bekerja dengan mencegah enzim tirosinase dalam membentuk melanosit atau melanin, yang menyebabkan kulit bisa berubah menjadi coklat.
Cara pencegahan
Dermatolog atau dokter spesialis kulit Richard Lee pernah mengungkap pendapatnya lewat akun TikTok pribadinya @drrichardlee tentang infus putih. Menurutnya, pemasangan infus yang tidak benar menimbulkan risiko dampak buruk yang tinggi.
Pendiri salah satu klinik kecantikan itu pun menjelaskan efek samping dari pemasangan infus yang tidak sesuai standar medis:
Baca Juga: Mengenal Retinol dan Retinoid, Kandungan Produk Perawatan Kulit Anti-penuaan
1. Pengerjaan tidak higienis, menyebabkan infeksi dan sepsis yang berujung pada kematian.
2. Jika salah penempatan infus dapat menyebabkan kerusakan jaringan tubuh.
3. Menyebabkan penggumpalan darah dan emboli udara di dalam pembuluh darah.
Oleh karena itu, Richard memperingatkan masyarakat agar melakukan perawatan infus putih langsung oleh ahlinya, di klinik resmi dengan dokter terpercaya. Selain itu, ia juga menjelaskan cara pencegahan efek samping dari infus putih yang perlu diperhatikan, diantaranya:
1. Pilih produk atau layanan yang telah teruji dan mendapatkan izin Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
2. Lakukan infus putih di klinik resmi yang memiliki dokter dengan izin kerja terpercaya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Sepatu Lari Diadora Diskon 50 Persen di Sports Station, Harga Jadi Rp200 Ribuan
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
Pilihan
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
Terkini
-
SPBU Swasta Naikkan Harga BBM, Pertamina Bakal Ikutan?
-
Terpopuler: Daftar 5 Kendaraan Bebas Pajak, Solusi Atasi Mobil Mendadak Mati di Jalan
-
Terpopuler: Rekomendasi Pensil Alis Tahan Keringat, Biaya Bikin Kebaya di Didiet Maulana
-
6 Shio yang Paling Sukses dan Beruntung 3 Mei 2026, Banyak Hal Positif Terjadi
-
Panduan Lengkap Program Spesial BRI Multiguna untuk Karyawan
-
PT KAI Imbau Penumpang Datang Lebih Awal ke Stasiun Kertapati saat CFD Ampera Minggu Pagi
-
5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
-
Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh
-
Hentak Panggung Hammersonic 2026, Vokalis Speed Takjub Lihat Ribuan Hardcore Jakarta
-
Penyelundupan 1.532 Burung dalam Kardus Bekas Digagalkan di Tol Bakter