Indotnesia - Setelah sukses dengan film Pengabdi Setan (2017), Joko Anwar kembali membuat karya lanjutan berjudul Pengabdi Setan 2: Communion yang bakal jadi film pertama dari Indonesia tayang di IMAX.
Film tersebut jadi satu-satunya sinema di Asia Tenggara yang menjalani proses remastering dengan menggunakan teknologi IMAX.
"Enggak semua film bisa tayang di IMAX, jadi harus bersambut gayungnya. Mereka harus lihat dulu filmnya layak atau enggak," kata Joko Anwar, di acara konferensi pers film Pengabdi Setan 2: Communion di Gandaria City XXI, Jakarta Selatan, Senin (25/7/2022) dikutip dari Suara.com.
Menurut Vice Presiden - Theatre Sales: India, South East Asia, Australia and New Zealand IMAX Preetham Daniel, film Pengabdi Setan 2: Communion memiliki kualitas teknis tinggi dan Intellectual Property (IP) alias kekayaan intelektual yang kuat sehingga layak ditayangkan dengan teknologi IMAX.
Lantas, apa itu IMAX dan keunggulannya dibandingkan teknologi format film lainnya?
Mengenal IMAX
IMAX merupakan singkatan dari Image Maximum, merupakan format film 70 mm besutan perusahan Kanada bernama IMAX Corporation.
Format film IMAX dibuat pada akhir tahun 1960an dan dikenal sebagai format film khusus yang sukses, bahkan sejak 2013 tercatat ada sekitar 800 studio IMAX tersebar di berbagai belahan dunia.
Dilansir dari Suara.com, IMAX dikenal sebagai inovator yang menyajikan pengalaman menonton film terbaik, didukung dengan teknologi mutakhir serta sejumlah fitur bagi penonton, yaitu:
Baca Juga: Penelitian Terbaru Buktikan Asal Mula Covid-19 Berasal dari Pasar Huanan di Wuhan
- Teknologi yang revolusioner
- Gambar sebening kristal, suara digital disesuaikan dengan laser
- Teater geometri yang imersif, seperti film-film Hollywood yang ditingkatkan kualitasnya melalui proses DMR (Digital Media Remastering).
Keunggulan Teknologi IMAX
1. Menawarkan sensasi menonton yang lebih seru
Hal yang membuat film dengan teknologi IMAX lebih seru karena penonton dapat merasakan berada di dalam film, tidak hanya sekadar menonton.
Tag
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
Terkini
-
Mangrove Indonesia Terus Menyusut, Bagaimana Menjaganya agar Ekonomi Biru Tetap Tumbuh?
-
Pers Soloraya Protes Pernyataan 'Londo Ireng', Nilai Rugikan Profesi Wartawan
-
Pembahasan Terus Berjalan di Komisi III DPR, RUU Perampasan Aset Sudah Masuk Pembahasan Batang Tubuh
-
Jadwal Piala Presiden Hari Ini: Persib dan Arema Jalani Laga Penentu
-
Cadence dan NVIDIA Hadirkan AuraStack AI Super Agent, Waktu Desain PCB Bisa 2 Kali Lebih Cepat
-
Ditelan Perairan Pulau Kelagian: Remaja 18 Tahun yang Hilang dari Kapal
-
Marvel Gandeng Kadokawa, Hadirkan Manga Baru Spider-Man hingga Punisher
-
Bersama Danantara, PNM Perkuat Ketahanan Keuangan Keluarga Prasejahtera
-
PDIP Tegaskan Kritik Anak Muda Harus Dirawat Bukan Dibungkam
-
Mahasiswa Universitas Islam Gaza di Tengah Gempuran Israel: Kami Kuliah di Rumah Sakit