Indotnesia - Nama Pondok Pesantren Gontor mencuat lantaran kasus penganiayaan seorang santri hingga sebabkan meninggal dunia.
Awalnya ibu santri bernama Soimah mengadu ke pengacara kondang Hotman Paris lantaran merasa ada yang aneh dari kematian anaknya. Selain itu, pada jenazahnya terlihat tanda-tanda adanya penganiayaan dan kain kafan pun bersimbah darah.
Meskipun merasakan kejanggalan, pihak keluarga tidak berani melaporkan hal itu pada kepolisian karena menyangkut nama pesantren terkenal di Indonesia. Namun, setelah curhatannya kepada pengacara kondang itu, Hotman meminta untuk kepolisian Jawa Timur mengusut tuntas kasus tersebut.
Saat ini, pihak pondok telah mengakui kebenaran kematian korban dan telah memberikan sanksi bagi pelaku dikeluarkan dari sekolah. Ponpes Gontor menjadi salah satu lembaga pendidikan terkenal di Indonesia.
Lalu, bagaimana sejarah Ponpes Gontor?
Pondok Modern Darussalam Gontor adalah salah satu pondok pesantren ternama yang terletak di Ponorogo, Jawa Timur. Gontor menerapkan konsep pendidikan asrama (boarding school) dengan memadukan model pesantren klasik/salaf dengan modern.
Ponpes ini dikenal dengan penerapan kedisiplinan yang tinggi dan penguasaan bahasa asing bagi tiap santri, serta serta kaderisasi dan ikatan alumni yang kuat.
Melansir dari laman resminya, kemunculan Pondok Modern Darussalam Gontor bermula sekitar abad ke-18. Dulunya bernama Pondok Tegalsari yang didirikan oleh Kyai Ageng Hasan Bashari.
Kemudian salah satu santri beliau yang pintar di berbagai bidang, bernama Sulaiman Jamaluddin dinikahkan dengan putrinya. Setelah itu dia dipercaya mendirikan pesantren sendiri di desa Gontor, yang saat itu masih berupa perhutanan dan belum banyak dijamah orang.
Baca Juga: Melihat Cara Kerja Lie Detector, Alat yang Dipakai untuk Periksa Ferdy Sambo
Pondok Gontor awalnya hanya ada 40 santri, tetapi pesantren ini terus berkembang pesat semenjak dipimpin oleh putranya yaitu Kyai Anom Besari. Setelah Kyai Anom wafat, pondok dilanjutkan oleh generasi ketiga yaitu Kyai Santoso Anom Besari.
Setelah tiba masa kepemimpinan generasi keempat, ketiga anak Kyai Santoso, KH. Ahmad Sahal (1901-1977), KH. Zainuddin Fanani (1908-1967), dan KH. Imam Zarkasyi (1910-1985) dari 7 bersaudara pergi menuntut ilmu di berbagai lembaga pendidikan dan pesantren. Kemudian kembali ke ke Gontor untuk meningkatkan mutu pendidikan di sana.
Mereka mendirikan Pondok Modern Darussalam Gontor pada 20 September 1926 bertepatan dengan Peringatan Maulid Nabi. Saat itu jenjang pendidikan dasar mulai terbentuk diberi nama tarbiyatul Athfal dan 10 tahun kemudian didirikan Kulliyatu-l-Mu'allimin al-Islamiyah yang setara dengan jenjang pendidikan menengah 6 tahun.
Hingga sekarang Pondok Pesantren Gontor terus berkembang dan menaungi ribuan santri serta telah meluluskan ribuan alumni.
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Rampas Motor di Pantai Purus Padang, Pria Bersenjata Gunting Ditangkap
-
Banjir Air Mata, Perpisahan Mengharukan Irfan Hakim dan Sapi Kurbannya
-
Curhat Travel Umrah Riau Akibat Harga Minyak Tinggi, Sawit Anjlok saat Rupiah Lemah
-
Ulasan Buku 'Husnuzon': Menemukan Tenang di Tengah Luka
-
Drakor The Scarecrow Tamat dengan Rating Tertinggi Kedua dalam Sejarah ENA
-
5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
-
25 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 28 Mei 2026: Mainkan Timnas Indonesia Bebas Pilih Hadiah
-
Ada Larangan Baru! Jemaah Haji Indonesia Dilarang Keluar Tenda di Jam Berikut, Ini Alasannya
-
Listrik Rumah Cuma 450 Watt? Ini 3 Rekomendasi Mesin Cuci 2 Tabung Panasonic, Dijamin Anti Jeglek
-
Tren Belanja Barang Viral Lucu: Cepat Dibeli, Cepat Pula Jadi Sampah?