Indonesia - Pagi ini (4/11/2022) tagar Erigo dan The Goods Dept jadi trending topik di Twitter. Rupanya, hal itu karena curhatan seorang warganet yang diduga merupakan karyawan brand lokal ternama tersebut.
Erigo merupakan salah satu brand fesyen lokal dengan koleksi street style. Harga produk yang ditawarkan Erigo cukup terjangkau. Brand ini juga selalu merilis koleksi yang menjadi incaran para anak muda.
Sementara, The Goods Dept adalah ritel produk fashion lokal Indonesia di bawah naungan PT Cipta Retail Prakarsa. Ritel ini bernaung di Jakarta dan sudah berdiri sejak tahun 2010.
Kedua merek tersebut pagi ini menjadi perbincangan publik. Berawal dari cuitan akun Twitter @DiahLarasatiP yang mengaku 30 karyawan brand lokal tersebut yang terpaksa mengundurkan diri jika tidak ingin membayar denda sebesar Rp30 juta.
Kronologi
Berawal saat dirinya melakukan stock opname (SO) atau perhitungan stok barang di gudang dan disesuaikan dengan data di komputer di tempatnya bekerja.
“Pada tanggal 19-20 Oktober 2022 Store kami melakukan stock opname. Hasil Stock Opname keluar 3 hari setelah Stock Opname dilakukan,” tulis Diah dalam thread panjang yang saat ini menjadi viral.
Setelah data hasil perhitungan stok keluar, tim operasional kaget. Pasalnya, terdapat banyak minus hingga 1000 lebih setelah di-compare dengan stock card di sistem.
Tim operasional lantas melakukan penelusuran untuk menyelidiki kekurangan pada hasil perhitungan. Menurut Dian, minus tersebut didapatkan karena beberapa barang tidak ter-scan atau belum terinput ke komputer.
Baca Juga: 3 Buku Seri Anak yang Bisa Kamu Baca di Ipusnas
Lalu pada 28 Oktober, Tim E melakukan briefing untuk melakukan SO ulang karena tak yakin dengan hasil perhitungan SO yang lalu.
Ketika ditanya kenapa terjadi banyak minus, Dian dan para karyawan lain menjelaskan bahwa kekurangan itu terjadi karena beberapa faktor, internal dan eksternal. Seperti sensormatic tidak berfungsi, faktor sistem, faktor alokasi barang, dan faktor internal (pencurian) yang menurutnya memiliki kemungkinan sangat kecil.
Singkat cerita, pada 31 Oktober seluruh tim operasional store diminta datang ke kantor pusat di Tangerang.
Saat itu, kepala toko dipanggil satu-satu untuk menghadap dan ternyata diminta untuk mengganti rugi barang yang minus senilai ratusan juta rupiah. Mereka diminta untuk membayar tanpa dicicil atau potong gaji.
Pihak management kemudian memberikan pilihan membayar ganti rugi atau membuat surat pernyataan pengunduran diri secara sukarela.
Hal itu juga berlaku bagi karyawan tim operasional lainnya. Mereka diminta untuk membayar ganti rugi sekitar Rp30 juta atau memilih untuk mengundurkan diri. Akhirnya semua memutuskan untuk mengundurkan diri.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
Teheran Berduka! Presiden Iran: Serangan Licik Israel Tewaskan Esmaeil Khatib
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games
-
Pemerintah Siapkan Jalan Tol Fungsional dan One Way Antisipasi Lonjakan Pemudik, Ini Rinciannya
-
Guru Besar Trisakti Nilai Penanganan Kasus Andrie Yunus Bukti Negara Tak Pandang Bulu
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
RAM 16GB di Harga 4 Jutaan? Intip 5 Laptop Kejutan untuk Lebaran 2026 Ini!
-
Pelabuhan Merak Padat, 75 Ribu Pemudik Menyeberang ke Sumatera
-
Mudik Lebaran 2026, Skema One Way Nasional Diberlakukan di Tol Trans Jawa
-
Dugaan Operasi Mossad di Dalam Iran! Mata-mata Israel Ancam Seorang Komandan Militer
-
Diserang Rudal Iran? Kapal Induk USS Gerald Ford Kabur dari Medan Tempur, 200 Pelaut Jadi Korban