Indotnesia - HTS adalah mereka yang menjalani hubungan tanpa adanya ikatan status, baik itu pacaran atau pertemanan tetapi bersikap layaknya pasangan kekasih.
Hubungan ini biasanya diawali dengan perasaan nyaman yang muncul seiring dengan interaksi antara seorang lali-laki dan perempuan.
Namun, karena perasaan sayang tiba-tiba muncul mereka akhirnya saling bersikap intim satu sama lain tanpa memberikan status pada sikap tersebut.
Kebanyakan alasannya karena tak ingin merusak hubungan yang sebelumnya telah dimiliki atau merasa hubungan tanpa status akan lebih baik karena tak mengenal kata putus.
Hubungan seperti ini tentu memiliki banyak kelemahan, seperti tidak mendapatkan status yang pasti, tidak berhak merasa cemburu, tak bisa menuntut keinginan, tak boleh takut kehilangan, apalagi meminta komitmen ke depannya.
Jika berlangsung berlarut-larut, hubungan yang dijalankan seperti itu tidak baik bagi perasaan dan dapat berdampak buruk yang dbisa bikin sakit hati salah satu atau keduanya.
Apalagi, ternyata tidak semua pihak menginginkan untuk HTS-an. Setelah merasakan kenyamanan, biasanya seseorang bertanya, sebenarnya kita itu apa? Dan keinginan untuk memiliki kejelasan status hubungan pun muncul.
So, jika kalian terjebak dalam hubungan tanpa status (HTS) dan ingin segera mengakhirinya, berikut hal-hal yang bisa kamu lakukan.
1. Tanyakan komitmen ke depannya
Baca Juga: Memahami Arti Kata Red Flag dalam Hubungan Asmara, Seperti Apa?
Hubungan yang selama ini kalian jalani tanpa adanya komitmen, sebaiknya mulai dipertanyakan. Dalam hal ini, kalian harus tegas terhadap hati juga doi.
Meski saat ini tak memperjelas status, jika memiliki perasaan cinta tentu akan bisa memberikan komitmen untuk ke depannya.
2. Jangan terlalu baper
Jika menjalani HTS tentu sangat disarankan agar tidak baper (bawa perasaan). Pasalnya, kalian sendiri yang memiliki untuk tidak memberikan label pada hubungan yang dijalani. Karena itu jika salah satu di antara kalian ada yang baper, maka efeknya bisa merasa tersakiti.
Jadi, kalian harus membuat batasan agar tidak benar-benar menggantungkan hati terhadap doi, apalagi sampai melakukan kontak fisik layaknya orang pacaran.
3. Ungkapkan keinginan
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Kantin Meledak, Sekolah di Bogor Hancur: 7 Fakta Ledakan LPG yang Hebohkan Gunung Putri
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
Viral Video Aksi Pemalakan di Tanah Abang, Oknum Hancurkan Dagangan Bakso Gegara Uang Rp100 Ribu
-
Jadi Andalan di Timnas Indonesia, Elkan Baggott dan Ole Romeny Justru Tersisih di Klubnya
-
Prabowo Pimpin Sumpah Hakim MK Pengganti Anwar Usman, Anggota Ombudsman dan Duta Besar
-
3 Toner Berbahan Black Rice yang Bikin Kulit Plumpy dan Auto Glowing
-
Polda Metro Dalami Laporan Terhadap Saiful Mujani Buntut Seruan Gulingkan Prabowo
-
Distribusi Terganggu, Perdagangan Beras Antarwilayah Disebut Mulai Macet
-
Bukan di Hari Jumat, Pemda DIY Pilih Rabu Jadi Hari WFH bagi ASN, Ini Alasannya