Indotnesia - SM Entertainment baru saja merilis video terkait alasan penentangan akuisisi saham oleh agensi HYBE.
Dalam video yang diunggah di akun YouTube resmi mereka pada, Senin (20/2/2023) Chief Financial Officer (CFO) SM Entertainment Jang Cheol Hyuk memberikan beberapa poin alasan yang membuat perusahaan menentang merger dan akuisisi HYBE.
Jang Cheol Hyuk membuka dengan menceritakan awal mula ketika Lee Soo Man menjual sahamnya setelah visi baru SM 3.0 di diumumkan dan menyebutnya sebagai “pengambilalihan yang bermusuhan”.
“Pada tanggal 3 Februari, kami SM, mengambil langkah pertama menuju lompatan baru kami untuk para penggemar, artis, pemegang saham, dan karyawan kami, dengan mengumumkan SM 3.0 berfokus pada perubahan ke sistem Multi 'Pusat Produksi, Label'.” bukanya.
“Segera setelah visi baru SM 'SM 3.0' diumumkan, pemegang saham terbesar menjual sahamnya, dan upaya pengambilalihan oleh pesaing dimulai,” ungkap Jang Cheol seperti dikutip dari Koreaboo.
Menurutnya, keputusan tersebut tidak hanya mengabaikan pertimbangan dari 600 karyawan tetapi juga kebanggaan SM untuk menjadi perusahaan hiburan nomor 1 di dunia yang telah dikejar bersama artis dan para penggemar.
Kemudian dalam video yang berdurasi cukup panjang yakni 15.11 menit, Jang Cheol Hyuk menyampaikan poin-poin kronologi serta posisi SM saat ini, seperti dilansir dari Koreaboo.
Dia mengungkap, hal tersebut berawal dari pengambilalihan saham milik Lee Soa Man selaku pendiri SM Entertainment sekaligus pemilik saham terbesar.
“Pada 9 Februari, HYBE menjadi pemegang saham terbesar SM Entertainment yakni 14,8 persen yang sebelumnya milik Lee Soo Man (pemegang saham terbesar),”
Baca Juga: 4 Zodiak yang Cenderung Santai dalam Menjalin Hubungan, Taurus Terdepan!
Kemudian, kemudian pada penawaran tender yang sedang berlangsung, HYBE Labels pada akhirnya akan memperoleh 40 persen saham SM.
Menurutnya, itu adalah upaya HYBE untuk mengambil alih kendali manajemen SM TOWN, salah satu kemungkinannya dengan mendominasi dewan direksi.
“Melalui upaya pengambilalihan yang bermusuhan ini, HYBE tampaknya berencana untuk menjalankan kendali manajemen dengan mendominasi dewan direksi.”
Selanjutnya, Jang Cheol Hyuk menyampaikan kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi jika HYBE mengambil alih SM Entertainment.
Apalagi dia mengatakan kalau 'pengambilalihan bermusuhan' ini belum dikomunikasikan oleh manajemen SM Entertainment.
“Ini jelas merupakan 'upaya pengambilalihan yang bermusuhan' yang belum dikonsultasikan dengan manajemen dan dewan saat ini," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
Terkini
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
Lantik 2 Pejabat Pemprov Riau, SF Hariyanto: Tak Bisa Kerja, Ganti!
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Arsip Perpustakaan yang Tak Ingin Ditemukan
-
Review Film Ahlan Singapore yang Tayang Hari Ini: Visual Indah Tersandung Premis Sinetron
-
Toko Pensil yang Menggambar Masa Depan
-
5 Fakta Kejari Geledah Kantor Dispora Malang, Bongkar Korupsi Dana Hibah KONI Rp 2,5 Miliar
-
D'Leanu Arts Pemain Keturunan Gombong Berstatus Tanpa Klub, Bakal Main di BRI Super League?
-
Moody's Turunkan Outlook Peringkat Indonesia ke Negatif
-
Bayi dan Anak Sebaiknya Pakai Sunscreen SPF Berapa? Ini Pilihan yang Aman Digunakan