Indotnesia - Keluarga korban penembakan di lokasi syuting film Rust menuntut aktor Alec Baldwin, meski tuntutan pidananya telah dibatalkan. Korban adalah sinematografer bernama Halyna Hutchins yang tewas di lokasi syuting film Rust.
Baldwin dituduh melakukan pembunuhan setelah ia menembakkan pistol properti yang ternyata berisi peluru aktif. Ketika ia menembak pistol tersebut, peluru mengenai Halyna.
Peristiwa tersebut menyebabkan proses syuting film Rust ditunda, meski pada akhirnya dilanjutkan kembali pada bulan ini. Pengadilan New Mexico pada akhirnya membatalkan tuntutan terhadap Baldwin.
Melansir BBC, Sabtu (22/4/2023), kuasa hukum orangtua dan saudara perempuan Halyna Hutchins, Gloria Allred, mengatakan Baldwin tidak dapat lepas tanggung jawab atas kematian korban.
“Baldwin mungkin berpura-pura dia tidak bertanggung jawab untuk menarik pelatuk dan mengeluarkan peluru tajam yang menewaskan Halyna,” katanya dalam sebuah pernyataan.
“Dia bisa pergi ke Montana dan menyebut dirinya hanya seorang aktor film, tapi di kehidupan nyata, dia tidak bisa lepas dari fakta bahwa dia memiliki peran utama dalam sebuah tragedi yang memiliki konsekuensi kehidupan nyata,” lanjutnya.
Peristiwa penembakan itu terjadi pada Oktober 2021 saat Baldwin sedang latihan menembakkan senjata di lokasi syuting di sebuah peternakan dekat Santa Fe. Namun, senjata itu malah mengeluarkan peluru yang menewaskan Halyna dan melukai sutradara Joel Souza.
Awalnya, sang aktor membantah telah menarik pelatuk pistol. Laporan FBI menyimpulkan, senjata tersebut tidak dapat ditembakkan tanpa menarik pelatuknya.
Baldwin dijadwalkan untuk menghadiri sidang pendahuluan pada 3 Mei 2023. Tapi, jaksa mencabut tuntutan setelah terungkap fakta baru yang memerlukan penyelidikan lebih lanjut.
Baca Juga: 8 Kebiasaan Sederhana untuk Menyelamatkan Bumi
Tak hanya Baldwin yang harus berurusan dengan hukum, pembuat senjata untuk film Hannah Gutierrez-Reed juga menghadapi dua tuduhan pembunuhan tidak disengaja.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Massa Petani Tembakau Gelar Aksi di Kemenko PMK, Desak Pembatalan Aturan PP 28/2024
-
Ramai Wisatawan Dipalak Saat Foto di Plang Malioboro, UPT Tertibkan Fotografer
-
DPR Minta BGN Terbitkan Aturan Tertulis Larangan Dapur MBG Pakai MinyaKita dan Gas Melon
-
Oliver Twist: Perjuangan Anak Yatim Melawan Kemiskinan dan Eksploitasi
-
Kisah Almeyda Nayara: Tak Menyangka Hobi Bikin Konten Membuka Jalan Raih Beasiswa
-
Festival Kuliner, Dunia Fantasi, dan Pesona Ahn Hyo Seop di Tengah Kota Bandung
-
Kejagung Bantah Rumah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Digeledah
-
5 Rekomendasi Sunscreen Non Comedogenic sesuai Review dan Harga
-
Viral Terduga Pencuri di Klaten Tertangkap Warga dan Diikat di Tiang Listrik
-
5 HP RAM 16 GB Perfoma Flagship Paling Murah, Ideal untuk Multitasking dan Gaming Berat