Indotnesia - Warga Twitter tengah ramai membicarakan nostalgia mie instan dan nasi sebagai bekal setiap berenang. Kombinasi karbohidrat itu dianggap menjadi makanan wajib untuk mengembalikan tenaga setelah berenang.
Selain itu, sebenarnya ada beragam jenis makanan yang baik dikonsumsi sebelum dan setelah berenang. Apa saja?
Makanan sebelum Berenang:
Melansir Into The Swim, makanan yang baik dikonsumsi sebelum berenang adalah makanan yang mudah dicerna, seperti buah-buahan, sayuran kukus, sayuran hijau, daging merah tanpa lemak, ikan, dan produk susu rendah lemak.
Hindari makanan dari produk biji-bijian besar dan roti. Mengutip Times of India, pakar nutrisi Pooja Makhija bahkan menyebut kalau dosis kecil kafein juga boleh dikonsumsi sebelum berenang.
Konsumsi kafein dalam jumlah kecil sebelum berenang dapat membantu menunda kelelahan dengan meningkatkan daya konsentrasi.
Selain itu, pastikan kamu terhidrasi dengan baik dengan minum jus, susu kacang, atau air putih yang banyak. Cairan ini penting karena memberi vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh sebelum berenang.
Makanan setelah berenang:
Setelah berenang, biasanya rasa lapar datang menghampiri. Tapi jangan kalap dengan memilih makanan yang sembarangan. Usahakan mengonsumsi makanan kaya protein yang penting untuk memperbaiki dan membangun jaringan yang rusak usai berenang.
Baca Juga: Geser Queen Charlotte, Serial yang Dibintangi Arnold Schwarzenegger No. 1 di Netflix
Makanan seperti daging putih, coklat rendah lemak, telur, dan sayur-sayuran sebaiknya masuk dalam menu makanan setelah berenang.
Nggak cuma itu, ternyata kamu juga harus mempertimbangkan makanan dengan kandungan karbohidrat tinggi seperti roti panggang, sereal, yogurt, nasi, dan buah dengan kandungan glikogen yang tinggi.
Makanan yang harus kamu hindari sebelum dan setelah berenang adalah makanan berlemak dan pedas, bersamaan konsumsi kafein dan alkohol yang berlebihan. Makanan dan minuman itu dapat menyebabkan gangguan pencernaan dan ketidaknyamanan saat berenang.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe
-
Ajudan Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Gugat KPK Rp11 Miliar
-
Siswa di Siak Meninggal saat Praktik Sains, Polisi Selidiki Bubuk Hitam-Potongan Besi
-
3 Dekade Berkarya, ADA Band Rilis 'Selalu Ada': Refleksi tentang Kehadiran dan Perpisahan
-
Internet Ngebut di Palembang, Jaringan 5G Telkomsel Makin Luas dan Ini Dampaknya bagi Pengguna
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Anggota DPR Soroti Tragedi Siswa SMP di Siak Meninggal saat Praktik: Saya Tak Habis Pikir
-
HUT ke-45 PTBA Lebih Bermakna, Aksi Donor Darah Libatkan Banyak Pihak
-
2 Gitaris Baru Seringai Belum Personel Tetap, Masih Penjajakan Temukan Chemistry