Galih Priatmojo
Selasa, 07 Juli 2020 | 13:41 WIB
Pemilik nama unik yang belakangan viral, Dita Leni Rafia menunjukkan foto identitas aslinya. [Kontributor / Julianto]

SuaraJogja.id - Beberapa waktu lalu, seorang gadis asal Gunungkidul mendadak jadi viral. Hal tersebut tak lain lantaran namanya yang unik yakni Dita Leni Rafia atau jika dimaknai dalam bahasa Jawa diikat tali rafia.

Tapi siapa kira, nama yang terkesan diberikan secara sembrono itu ternyata diberikan bukan tanpa alasan. Bagi orangtua Dita Leni Rafia, Emy (39) dan Suro (47) pemberian nama unik tersebut punya tujuan tersendiri. Umy mengaku sebelum anaknya lahir, ia memang memiliki keinginan jika anaknya lahir perempuan maka akan diberi nama Dita.

"Nah saat itu benar-benar lahir perempuan. Dan saya tidak tahu namanya seterusnya apa," ujarnya, Selasa (7/7/2020) di rumahnya di Padukuhan Widoro RT 004/RW 007 Kalurahan Kanigoro Kepanewonan Saptosari.

Saat itulah ayahnya memiliki inspirasi tersendiri yaitu ingin anaknya diberi nama Ditaleni (Diikat). Sehingga biar lengkap dan unik maka lantas muncul ide dengan tambahan Rafia (Tali dari plastik warna-warni). Sehingga keduanya sepakat untuk memberi anak sulung mereka Dita Leni Rafia.

Pemberian nama Dita Leni Rafia yang lahir pada tanggal 5 September 2002 tersebut sebenarnya juga memiliki makna karena anak sulungnya tersebut lahir perempuan maka harus diikat agar tidak pergi ke mana-mana. Tujuannya tidak lain agar anaknya lebih patuh kepada Agama dan kedua orangtuanya.

Umy bertutur, banyak tetangganya yang heran dengan pemberian nama anaknya tersebut. Bahkan Kepala Dukuh mereka menanyakan keseriusan pasangan suami istri ini dengan pemberian nama tersebut karena kemungkinan besar nanti ketika besar akan menjadi bahan bully-an. Namun keduanya tetap bersikukuh untuk tetap menggunakan nama tersebut.

"Semuanya mendukung, keluarga ataupun mbahe ndak apa-apa," tuturnya.

Berkat keunikannya itu, nama Dita sempat viral di media sosial. Belakangan namanya yang terkenal pun turut mendongkrak jumlah followersnya di Instagram. Ia menyebut jumlah followersnya meroket sampai 4.000 lebih dalam 2 hari terakhir.

"Sebelumnya followers saya cuma 1.000. Sekarang menjadi 5.000 orang dan aktif berinteraksi," katanya.

Di kehidupan sehari-hari, Dita pun mengakui kerap jadi pusat perhatian. Salah satunya saat mendapat panggilan dari pengeras suara ketika antre di Puskesmas atau Rumah Sakit. Ketika namanya dipanggil, tak sedikit yang memperhatikan dan membicarakannya.