Gaya kicauan Wali kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka yang kadang terkesan guyon hingga reaktif kerap membuatnya jadi sorotan. Belum lama ini ia bahkan kena sentil salah seorang kader Partai Demokrat.
Sentilan itu bermula dari kicauan Gibran Rakabuming Raka yang merespon unggahan netizen yang menyebut dirinya diktator. Ia pun meminta agar netizen tersebut konsisten bila jadi haters.
"Ndek wingi disebut plonga plongo klemar klemer. Saiki disebut diktator. Mobk dadi hater seng konsisten to," kata Gibran beberapa waktu lalu.
Belakangan kicauan Gibran itu disambut kader Partai Demokrat Iwan Riadi Tarigan. Caleg DPR RI 2019 itu memberikan komentar pedas ke putra sulung Presiden Jokowi itu.
"Hahaha anak karbitan wis iso ngomong politih toh," cuitnya.
Kicauannya itupun dibalas menohok oleh salah seorang netizen yang menyindir balik sosok AHY yang juga karbitan.
"Hati2 menggunakan kata karbitan, seperti kata iklan: Ingat karbitan ingat AHY, so anda sebenarnya pendukung ato penghancur AHY? Mas @gibran_tweet uda jadi walikota, AHY?" kata pemilik akun @holkin_r.
"Ketua umum Demokrat yang bahkan belom pernah jadi pejabat selevel RT RW dan sekarang mimpi mao jadi pleciden, hahahahahaha," kata TheCreatorSF.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan
-
Langkah Kecil yang Diam-Diam Bisa Membuat Perempuan Lebih Percaya Diri
-
JPMorgan Optimistis Kepada BBRI, Saham Dinilai Masih Murah
-
Fakta Lain Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi: Dua Lembaga Negara Italia Boikot