Farhat Abbas menampik ungkapan bahwa dirinya kurang kerjaan sehingga mengurusi kehidupan Bunda Corla. Pengacara 46 tahun tersebut mengaku melaporkan Ratu Jreng Indonesia itu lantaran tak terima diinjak-injak.
Hal itu disampaikan Farhat Abbas dalam vlog-nya bersama dr.Rechard Lee beberapa waktu yang lalu. Dalam kesempatan tersebut, suami Rita Tresnawati itu juga kembali menyanyikan lagu ‘No Comment’ dengan lirik yang menyinggung Bunda Corla.
Lebih lanjut, Farhat Abbas mengungkapkan bahwa tujuannya melaporkan pegawai McDonald di Jerman itu bukan karena kesuksesannya, melainkan perilaku dan etika Bunda Corla.
“Tapi kesuk’Sex’annya. Ada kalimat-kalimat sex, kalimat-kalimat porno yang tidak cocok dengan budaya. Kata-kata kasar itu doang,” ungkap Farhat Abbas, dikutip dari unggahan TikTok @AnikCollection, Selasa (14/2/2023).
Baginya, permintaan maaf dan janji Bunda Corla tidak mengulangi perbuatan tersebut, sudah cukup untuk memaafkannya. Namun, alih-alih minta maaf, Bunda Corla justu membuat perlawanan. Hal itu yang membuat Farhat membuat laporan kepolisian.
“Kenapa, ini menyangkut tanggung jawab saya sebagai warga negara, pengamat media sosial, sebagai advokat,” ujar Farhat Abbas.
Sikap Bunda Corla dan para penggemarnya yang justru menyerang balik dirinya itu membuat Farhat menyebut mereka dungu.
“Seharusnya ketika mereka mendapat kritikan dari tokoh , seperti Farhat Abbas, harusnya dia berpikir,” tutur pengacara kondang itu.
“Ini terbalik, kita yang lebih duluan ngetop, lebih duluan berkarier dibanding mereka di Indonesia, dikecilik, dibilang gua pengangguran, dibilang gua kurang kerjaan, dibilang gua mau nebeng,” lanjutnya.
Baca Juga: Profil dan Rekam Jejak Wahyu Iman Santoso, Hakim yang Bacakan Vonis Hukuman Mati Ferdy Sambo
Baginya, hal itu terlampau kelewat batas. Sehingga ia tidak menerima perbuatan tersebut.
“Karena kita mengkritik, kita mensomasi, dia kan ngejek, gua nggak mau peduli. Ini orang, daripada gua diejek o
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?