Baskara Putra atau yang dikenal sebagai Hindia akan segera merilis album terbarunya "Lagipula Hidup Akan Berakhir" yang mengisahkan tentang warisan buruk.
Warisan buruk yang dimaksud sangat beragam, mulai dari krisis iklim, inflasi, politik, hingga trauma. Tak heran, album keduanya ini berisi total 28 lagu, nampaknya Hindia cukup geram dengan kekacauan dunia saat ini.
“Album ini membicarakan warisan buruk yang secara makro ada, membicarakan krisis iklim, inflasi, dan warisan-warisan yang bentuknya mikro seperti trauma di rumah, dengan pasangan sebelumnya, dan bagaimana hal itu mempengaruhi kita sehari-hari,” kata Hindia pada sesi mendengarkan album barunya di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, Jumat.
Ada hal unik dari albumnya kali ini, Hindia menuliskan track “Wawancara Liar” yang terbagi menjadi empat bagian. Salah satu track menggambarkan tentang tipikal pejabat yang lari dari tanggung jawab, menambahkan percakapan wawancara fiktif pada bagian akhir.
“Siapa yang enggak stres baca berita, melihat apa yang didebatkan orang setiap hari, terlalu banyak masalahnya,” kata dia.
“Dan kadang-kadang itu karena sesuatu yang tanpa kita sadari bakal membuat warisan buruk di masa depan, contohnya AI (kecerdasan buatan) seberapa banyak pekerjaan yang akan tergantikan oleh AI entah beberapa tahun ke depan,” ujar Hindia menambahkan.
Selain itu, pria kelahiran 22 Februari 1994 itu juga membahas soal trauma, salah satunya saat kehilangan sosok orang tercinta yang tertuang dalam lagu “Apa Kabar, Ayah?”.
Lagu ini mengisahkan tentang pengalaman sahabatnya yang kehilangan ayahnya pada masa pandemi COVID-19.
“Lagu itu tentang proses kehilangan figur seorang ayah, bagaimana itu berdampak pada teman saya dan banyak orang juga merasakan hal yang sama, dan semoga ini juga menjadi surat cinta untuk ayahnya yang sudah almarhum,” sebut pelantun "Evaluasi" itu.
Baca Juga: Nathalie Holscher Panik Adzam Panas dan Mulut Keluarkan Busa: Hancur Hati Ibu Nak!
Butuh waktu sekitar dua setengah tahun bagi pria lulusan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia itu untuk menulis lirik hingga proses rekaman album keduanya ini.
Album “Lagipula Hidup Akan Berakhir” yang diedarkan oleh Sun Eater itu dapat dinikmati oleh pendengar di berbagai platform musik digital mulai 7 Juli 2023. Sedangkan video klipnya dapat dinikmati di kanal YouTube Hindia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Hanya Mengaku Mencubit, ASN BPK Tersangka Penganiaya ART Tak Berkutik Saat Ditahan Polres Bogor
-
OJK Ungkap Kejahatan di BPR Panca Dana: Kredit Fiktif dan Pencairan Deposito Nasabah
-
Momen Bukber Langka di Rutan Serang, Ratusan Tahanan Nikmati Waktu Bersama Keluarga Tercinta
-
7 Masjid di Lampung yang Menyediakan Takjil & Buka Puasa Gratis Setiap Hari Selama Ramadan
-
Polda Banten Luruskan Status Tukang Ojek di Pandeglang: Belum Tersangka, Masih Penyelidikan
-
Tersangka AF Lawan Arus di Cibinong Hingga Menelan Korban Jiwa, Hasil Tes Urine Dinanti
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 24 Februari 2026: Catat Waktu Sahur, Subuh & Buka Puasa
-
Diduga Lakukan Penipuan Kripto, Bisnis AMG Pantheon Ditutup Paksa
-
Waktu Imsak Bandar Lampung 24 Februari 2026 Hari Ini, Lengkap Jadwal Subuh dan Niat Puasa
-
KPK Periksa 3 Orang Terkait Korupsi Pembangunan Flyover SKA Pekanbaru, Siapa?