Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Prabowo Subianto menjadi salah satu tokoh yang berpotensi maju di Pilpres 2024. Ia menjadi tokoh yang ingin meneruskan program-program Presiden Jokowi.
Bahkan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto telah merumuskan lima program ekonomi yang harus terjangkau, bahkan gratis bagi rakyat, yakni program kesehatan, pendidikan, perumahan, sembako, dan pinjaman untuk usaha.
"Aneka program ini dibuat agar wong cilik, rakyat banyak bisa tersenyum dan tertawa. Mereka tak lagi terlalu berat menjalani hidupnya, apalagi akibat tiga tahun pandemi COVID-19,” kata Prabowo dikutip dari ANTARA pada Sabtu (1/7/2023)
Menurut dia, lima program ekonomi tersebut sejalan dengan semangat program dari Presiden Jokowi melalui berbagai kartu, seperti Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP).
Ke depannya, Prabowo menyatakan akan segera merumuskan program ekonomi lainnya demi mengoptimalkan kebangkitan ekonomi Indonesia lebih cepat.
Sebelumnya, pada Minggu (25/6) di hadapan ribuan kader Gerindra, Prabowo menyampaikan sebagian pandangannya terkait lima program ekonomi itu.
Ia juga mengutip proyeksi dari lembaga penyedia jasa auditor besar dunia yang menyatakan Indonesia akan menjadi negara keempat terbesar di dunia secara ekonomi pada 2050. Saat itu, negara terbesar lain di atas Indonesia adalah China, India, dan Amerika Serikat.
Namun, kata Prabowo, negara hanya kuat jika ekonomi rakyat juga diperkuat. Menurutnya, tidak ada negara yang benar-benar bisa kuat jika mayoritas rakyatnya tak bisa menjangkau pendidikan, kesehatan, perumahan, ataupun pinjaman dana untuk usaha.
Lalu terkait pendidikan, dia menyampaikan bahwa seluruh anak di Indonesia harus mendapatkan akses pendidikan dengan baik dan orang tuanya tidak perlu khawatir memikirkan sekolah anak-anaknya.
Baca Juga: Dampak Gempa Bantul, 111 Rumah di Wonogiri Alami Kerusakan
"Anak-anak kita, setiap laki-laki dan setiap perempuan bisa tidur malam dengan nyenyak, tidak khawatir apa yang terjadi besok,” ujar dia.
Prabowo juga menyampaikan akan segera mengumpulkan ekonom terbaik bangsa untuk membuat karya ilmiah terkait dengan lima program itu sehingga bisa segera dipakai untuk membangkitkan ekonomi rakyat Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Cuek Performa Pemain Persija di Timnas Indonesia Piala AFF 2026, Shin Tae-yong: Saya Tak Sempat...
-
Tunda Nyicil CBR250RR: Ini 6 Mobil Keluarga 7 Seater Bandel Harga Rasa Motor
-
Avtur Mahal dan Dolar Naik: Mengapa Maskapai Disalahkan?
-
Jatim Media Summit 2026, Pemprov Jatim Sebut Media Jadi Motor Penggerak Ekonomi Kreatif Daerah
-
Staf KPK Jadi Tersangka karena Peras Bupati Pemalang, Jubir: Ini Menjadi Introspeksi Kami
-
Enam Dokter Muda Wafat Dalam 5 Bulan! Mayoritas Burnout Akibat Sistem Internship yang Eksploitatif
-
Berangkat Pagi Ini, Berikut daftar 23 Pemain Timnas Indonesia vs Timor Leste di Piala AFF 2026
-
Physical Sunscreen Cocok untuk Kulit Apa? Ketahui agar Perlindungan Optimal
-
Pakai Nomor Keramat, Mariano Peralta Kirim Sinyal Bahaya untuk Rival Persib Bandung
-
Menunggu Vonis Abdul Wahid, Takbir Menggema di PN Pekanbaru