Beberapa waktu lalu geger iswa SMP di Temanggung nekat bakar sekolah. Aksi remaja yang menjadi pelaku pembakaran terhadap sekolahnya viral setelah terekam kamera pengawas atau CCTV di sekitar sekolahnya.
Dilihat dari cuplikan video CCTV yang dibagikan ulang akun Instagram @fakta.jakarta, tampak aksi nekat pelajar itu dilakukan pada malam hari. Tampak, pelaku anak itu melemparkan api ke arah gedung sekolah.
Berdasar narasi dalam video itu, kasus siswa bakar sekolah terjadi di SMPN 2 Pringsurat Temanggung, Jawa Tengah pada Selasa (27/6) lalu. Disebutkan jika pelaku nekat melakukan aksi pembakaran itu karena kerap dibully oleh teman-teman sekolahnya.
Adapun siswa yang melakukan aksi bakar sekolah itu adalah pelajar kelas VII SMP berinisial R (14).
Akun tersebut juga menampilkan pernyataan dari Kepala Sekolah SMPN 2 Pringsurat Bejo Pranoto. Dia menyebut motif R melakukan aksi pembakaran sekolah karena cari perhatian alias caper kepada guru di sekolah.
"Pokoknya caper dia pak. Dia minta perhatian lebih dibandingkan teman-temannya," katanya seperti dikutip pada Minggu (2/7).
Dia juga menyebut jika R bukan merupakan siswa yang nakal di sekolahnya.
"Tidak nakal," tambahnya.
Beredarnya video siswa SMP yang nekat membakar sekolahnya ramai menuai atensi netizen. Namun, netizen justru menyoroti pernyataan Kepsek SMP itu yang menyebut motif siswa yang membakar sekolah karena caper kepada gurunya. Pernyataan Kepsek SMP dalam kasus siswa bakar sekolah itu justru membuat netizen geram lantaran dianggap menyalahkan
Baca Juga: Viral Soal Perselingkuhannya, Warganet Desak KPI Boikot Syahnaz dan Rendy Kjaernett
"Kepala sekolahnya caper sama media, namanya bully itu gak dibenarkan apalagi di dalam lingkungan sekolah," tulis netizen.
"Wajar bakar sekolah guru nya kaya gini," timpal yang lainnya.
"Kok bisa ya orang kek gini jadi kepala sekolah," tambah netizen lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong
-
ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya
-
Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda
-
Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!
-
Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan