Beberapa waktu lalu, Anies Baswedan bertandang ke Yogyakarta dan mengunjungi salah satu tempat makan favoritnya dulu saat kuliah di Universitas Gadjah Mada (UGM)..
Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut nostalgia di UGM dengan mendatangi warung makan SGPC Bu Wiryo. SGPC sendiri sebenarnya merupakan singkatan dari sego pecel alias nasi pecel yang jadi menu utama di warung makan legendaris tersebut.
Karena letaknya tak jauh dari gedung perkuliahan, tak heran kalau SGPC Bu Wiryo ini sering disambangi oleh mahasiswa dan dosen UGM.
Tak hanya nasi pecel saja, rupanya SGPC Bu Wiryo ini juga menyediakan menu lain yakni nasi sop yang tak kalah menggugah selera.
Menu nasi pecel di SGPC Bu Wiryo ini dibanderol seharga Rp 19 ribu, sedangkan untuk nasi sop dapat Anda cicipi seharga Rp 25 ribu.
SGPC Bu Wiryo ini termasuk kuliner legendaris di Yogyakarta karena sudah ada sejak tahun 1959.
“Kembali ke Yogyakarta, saatnya menikmati kuliner khas kota ini. Salah satunya adalah SGPC Bu Wiryo yang legendaris. Tempat makan favorit saat kuliah di UGM dulu. Nasi pecelnya enak, tak berubah sampai sekarang. Lokasi awalnya persis di samping kampus Universitas Gadjah Mada, “ tulisnya dalam caption Instagram.
Anies juga bercerita saat makan di sana banyak alumni UGM yang kembali datang di warung SGPC ini dan membayar dengan nominal berlebih, pasalnya dulu saat kuliah para alumni tersebut terkadang tak membayar makanan mereka atau menghutang.
Saat berkunjung ke warung tersebut, Anies bercerita Nasi pecelnya masih memiliki cita rasa yang enak, tak berubah sampai sekarang. Terlihat Anies tengah menyantap satu porsi nasi pecel kuah kacang tahu bacem dan kerupuk.
Baca Juga: Persija Izinkan Muhammad Ferarri Ikut Pendidikan Polisi, Mohamad Prapanca: Mereka Paham Efeknya
Apabila kamu berkunjung ke Jogja dengan kuliner favorit Anies Baswedani, langsung saja datang di warung SGPC yang berada di Jalan Agro CT VIII A 10 Klebengan, Yogyakarta dan buka setiap hari mulai pukul 07.00-21.00 WIB.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
PHK di Industri Kendaraan Niaga Indonesia Segera Terjadi Jika Impor Truk China Tak Dibatasi
-
Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe
-
Ajudan Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Gugat KPK Rp11 Miliar
-
Siswa di Siak Meninggal saat Praktik Sains, Polisi Selidiki Bubuk Hitam-Potongan Besi
-
3 Dekade Berkarya, ADA Band Rilis 'Selalu Ada': Refleksi tentang Kehadiran dan Perpisahan
-
Internet Ngebut di Palembang, Jaringan 5G Telkomsel Makin Luas dan Ini Dampaknya bagi Pengguna
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Anggota DPR Soroti Tragedi Siswa SMP di Siak Meninggal saat Praktik: Saya Tak Habis Pikir
-
HUT ke-45 PTBA Lebih Bermakna, Aksi Donor Darah Libatkan Banyak Pihak