Baru-baru ini, aktor Syakir Daulay mendapatkan somasi dari Ikatan Alumni Universitas Bung Karno bersaama Pengurus Advokat Perkumpulan Pengacarra Islam dan Penasihat Hukum Islam.
Somasi tersebut berkaitan dengan konten terbaru Syakir Daulay yang mempromosikan film teranyarnya dengan konsep proklamasi. Hal itu dinilai telah merendahkan teks proklamasi.
Dalam video tersebut, aktor 22 tahun itu berpakaian menyerupai Presiden RI Pertama, Soekarno. Ia kemudian menirukan gaya berbicara Soekarno saat membacakan teks proklamasi.
Namun, teks tersebut diubah dengan maksud untuk mempromosikan film Imam Tanpa Makmum yang dibintanginya.
“Proklamasi. Kami jumbo-jomblo bangsa Indonesia menyataken, keprihatinan kami terhadap perfilman Indonesia. Hal-hal mengenai film percintaan dan perhororan membuat kami semakin kesepian karena tidak ada yang mau diajak jalan,” ucap Syakir Daulay dalam video tersebut.
“Maka dari itu, kami akan merilis film yang berprikejombloan, hidup jomblo!” lanjutnya.
Sontak saja video tersebut diserbut netizen. Tak sedikit warganet yang menyerang Syakir Daulay lantaran aksi tersebut.
“Anak kemarin sore marodiin momen sacral! Gila lu ya bocil!” tutur @kyooza_9.
“Dasar bocil tidak menghargai jasa pahlawan membuat teks prokamasi itu dengan penuh perjuangan tapi lu malah buat bercandaan. Di mana adab lu,” timpal @rully107.
Baca Juga: X Factor Indonesia Kembali Digelar, Ini Daftar Lokasi Audisinya
“Maaf sangat disayangkan bisa begitu, mengubah isi teks proklamasi,” ujar @efta_t4.
“Mending lug anti backgroundnya deh bang, kalo temanya oke aja ala-ala hitam putih tapi gak buat tokoh di belakang yg patut dihargai,” ungkap @edekaanfi55.
“Ga ada ide yg lebih bagus yak? Untuk promosiin film?” celetuk warganet yang lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
Terkini
-
Pendiri Telegram Pavel Durov Masuk Daftar Buronan Terorisme Rusia
-
4 Gaya OOTD Y2K Chic ala Juun Hearts2Hearts, Manis tapi Tetap Edgy!
-
Uangnya Kelihatan Baru, Eh Ternyata Palsu! Penjual Jamu di Blitar Jadi Korban
-
Nikmati Weekday Brunch All You Can Eat Mulai Rp150.000 dengan City View di Manhattan Hotel Jakarta
-
Bulog Bangun Pabrik Raksasa Pengolah Beras Kapasitas 120 Ton di Lampung Timur
-
Review Frankenstein: Kisah Tragis dan Ambisi Manusia yang Melawan Kematian
-
Romantisnya Kebablasan, Pasutri Diciduk Polisi Usai Jadi Pengedar Sabu di Lamongan
-
Gelapkan Dana Siswa Ratusan Juta, Kepala SMA di Kepri Ditangkap
-
Kasus Keracunan MBG Disorot, Guru Besar UGM Sebut SPPG Dibebani Produksi Berlebihan
-
IHSG Masih Melempem Hari Ini, Saham Prajogo Melesat