"Semua partai mempunyai hitung-hitungannya. Apakah kalau dua poros akan menjadi lebih baik untuk bangsa dan negara? Apakah kansnya dalam menyatukan bangsa dan negara ini sehingga tidak terpecah-pecah? Semakin lebih sedikit jadi baik pesta demokrasi yang akan datang. Kita semua punya hitung-hitungannya. Jadi, bukan suatu hal yang tidak mungkin dua poros itu. Namun, siapa dan bagaimana, tentu saja harus dipertimbangkan kembali," jelasnya.
Kandidat capres dan cawapres yang muncul saat ini merupakan putra-putra hebat bangsa Indonesia. Puan juga memastikan PDI Perjuangan memiliki kedekatan dengan para kandidat.
"Saya berharap semua yang terbaik, capres-capres yang ada hari ini semuanya dekat dengan kami. Mas Prabowo, saya manggilnya aja mas. Mas Anies, saya panggilnya mas. Cak Imin saya panggil Cak Imin, terus Mas Ganjar," ungkapnya.
Terkait Megawati Soekarnoputri yang dalam sebuah acara baru-baru ini diketahui duduk satu meja dengan bakal capres Prabowo Subianto, Puan mengatakan itu bukan hal luar biasa. Sebab, Megawati dan Prabowo sudah memiliki kedekatan sejak lama.
Puan juga tidak membantah kemungkinan Megawati dan Prabowo membicarakan soal wacana kerja sama kembali di Pilpres 2024.
"Orang akrab kok, mungkin saja. Pembicaraan bagaimana, oke tidak? Boleh tidak? Boleh saja. Boleh apa? Ya, tanya sama Bu Mega dan Pak Prabowo. Jadi, tidak ada yang tidak mungkin di dinamika politik ini," kata Puan.
Dia pun kembali mengajak semua masyarakat untuk menyambut Pilpres 2024 dengan suasana gembira.
"Jadi, apa pun pilihannya, apa pun yang akan terjadi di pesta demokrasi di bulan Februari tanggal 14, kami itu tetap akrab, tetap saudara, dan saya berharap pilihan rakyat tentu biarlah rakyat yang menentukan," tambahnya.
Puan juga memastikan semua pihak dalam kondisi baik meskipun ada perbedaan pandangan politik.
Baca Juga: Magis Rafael Struick ke Suporter saat Gabung Latihan di Solo: Ih Sumpah Mau Nangis Bisa Deket Gini
"Biasa-biasa saja, tidak ada yang musuhan. Semuanya dekat, akrab saja. Ini kan semua cuman dinamika politik yang insyaallah hanya akan terjadi sampai bulan Februari. Setelahnya semua akan saling menghormati, saling memahami, saling mendukung untuk kemajuan bangsa ini ke depan," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Kematian Kucing Kesayangan Jadi Pertanda, Kisah Pilu di Balik Pembunuhan Gadis Bogor
-
Jelang Libur Idul Adha, Promo Alfamart Bikin Kalap: Sosis Korea Rp5.900 hingga Kanzler Murah
-
Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras: Nekat Titip Siswa di Sekolah Maung, Kepsek Langsung Dipecat
-
Diduga Gara-gara Kopi, Menantu di Empat Lawang Tega Habisi Ibu Mertua lalu Buang ke Sungai
-
Cekcok Pinjam Uang Rp600 Ribu Berujung Maut, Misteri Jasad Wanita di Pohon Melinjo Terungkap
-
Polisi Ungkap Motif Keji di Balik Temuan Jasad Wanita di Cipocok Jaya Serang
-
PTBA Sabet Diamond PROSPER A IRCA 2026, Perkuat Budaya Kepatuhan dan Tata Kelola
-
Masjid Al Afghani Tak Kunjung Rampung, DPRD Sukabumi Desak Dinas Perkim Transparan Soal Anggaran
-
Review 5 Sepatu Lari Lokal yang Katanya 'Tiru' Brand Luar, Mirip atau Beda Jauh?
-
Menelusuri Kaki Halimun, 4 Rekomendasi Penginapan Terbaik di Nanggung Bogor untuk Healing