Suara.com - Ganjar Pranowo menempati posisi pertama sebagai calon presiden hasil musyawarah rakyat (Musra) XVII di Jawa Tengah (Jateng) yang digelar pada Sabtu (4/2/2023). Musra digelar sejumlah relawan pendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang diikuti 9.791 warga Jawa Tengah.
Ketua Dewan Pengarah Musra Andi Gani mengatakan dari sejumlah nama kandidat calon presiden, Ganjar menempati posisi pertama dengan perolehan 31.46 suara, terpaut tipis dengan Prabowo Subianto yang menempati posisi kedua sebanyak 3.041 suara.
"Posisi pertama masih Pak Ganjar dengan angka 32,13 persen , Prabowo Subianto pada posisi kedua dengan angka yang sangat ketat 31,06 persen. Angkanya kami buka saja Ganjar Pranowo 3.146 voters hanya beda 100 voters dengan Pak Prabowo. Prabowo di angka 3041, jadi sangat tipis sekali," kata Andi saat menggelar konferensi pers di FX Senayan, Jakarta Pusat pada Rabu (8/2/2023).
Perbedaan tipis perolehan suara Ganjar Pranowo antara Prabowo diakui Andi mengagetkan pihaknya. Hal itu mengingat Ganjar yang merupakan gubernur Jawa Tengah.
"Cukup mengejutkan buat kami panitia, yaitu melonjaknya angka Prabowo Subianto di kandangnya Pak Ganjar," ujarnya.
Sementara, di posisi ketiga ada nama Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko yang memperoleh 1.357 suara atau 13,86 persen. Keempat ditempati Airlangga Hartarto 1.173 suara atau 11,99 persen. Kelima ditempati Mahfud MD 389 suara atau 3,97 persen.
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berada di posisi keenam dengan 205 suara atau 2,09 persen. Sedangkan mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menempati posisi ketujuh dengan 149 suara atau 1,52 persen. Kemudian Yusril Ihza Mahendra 84 suara atau 0,86 persen, Erick Thohir 75 suara atau 0,77 persen, dan Muhaimin Iskandar 63 suara atau 0,64 persen.
Tak hanya itu, Ganjar Prabowo juga menempati posisi pertama sebagai calon wakil presiden dengan perolehan 3.282 suara atau 33,52 persen. Kemudian Moeldoko menempati posisi kedua dengan perolehan 2.074 suara atau 21,18 persen.
Sedangkan posisi ketiga ditempati Mahfud MD 1.577 suara atau 16,11 persen. Kemudian Arsjad Rasjid 973 suara atau 9,94 persen, Sandiaga Uno 928 suara atau 9,48 persen. Kemudian Erick Thohir: 259 suara atau 2,65 persen, Ridwan Kamil 235 suara atau 2,40 persen, Puan Maharani 181 suara atau 1,85 persen, Muhaimin Iskandar 114 suara atau 1,16 persen, dan ada nama Gibran Rakabuming Raka 65 suara atau 0,66 persen.
Baca Juga: Ganjarian Spartan Bersyukur Noel Jokman Batal Dukung Ganjar: Sering Adu Domba dengan PDIP
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Pemeriksaan Perdana Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
BUMN Nggak Bebas Lagi, Tak Bisa Asal Garap Proyek Hilirisasi
-
Just Like Mona Lisa Rilis PV Perdana, Chika Anzai Isi Suara Karakter Utama
-
Hanya di Bulan Agustus! Servis Motor Yamaha Pakai QRIS BRImo Langsung Dapat Cashback
-
Drama Tanah Wakaf Pandegiling Memanas, Proyek Dihentikan Paksa
-
Review Drama Mouse, Pembalasan Dendam yang Menguak Sisi Kelam Manusia
-
Jelang Kick Off Singapura vs Timnas Indonesia, John Herdman Ultimatum Rizky Ridho Cs
-
Youtuber Bigmo Dipanggil Polisi Senin Depan, Buntut Promosi Vape Libatkan Anak
-
Momen Bahlil Akhirnya Ketemu Sosok Pencipta Lagu MBG Mas Bahlil Ganteng
-
Bukan Lagi Estetika, Kini Pembangunan Properti Bergeser ke Arah Keberlanjutan