Suara.com - Sandiaga Uno yang resmi menjadi anggota baru Partai Persatuan Pembangungan (PPP) kini selangkah lebih maju untuk diusung sebagai cawapres Ganjar Pranowo, capres PDIP.
Adapun pihak PPP telah melobi pihak PDIP agar nama Sandiaga dipertimbangkan sebagai cawapres Gubernur Jawa Tengah tersebut.
Kendati dapat dukungannya semakin besar usai bergabung dengan partai berlogo Kabah tersebut, terdapat perbedaan pendapat pengamat politik yang menakar peluang Sandiaga bisa menjadi cawapres Ganjar.
Peluangnya sangat tipis
Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin menilai peluang Sandiaga jadi cawapres Ganjar sangat tipis.
Ujang pesimis Megawati Soekarnoputri selaku Ketua Umum PDIP akan memberikan restu kepada Sandiaga untuk berkesempatan mendampingi Ganjar di Pilpres 2024 mendatang,
Ujang dalam keterangannya, Jumat (16/6/2023) menilai besar peluang Sandiaga masih di angka 50 persen alias fifty-fifty.
Megawati juga dinilai akan menolak Sandiaga gegara perbedaan visi, misi, hingga nilai yang ia usung. Megawati dinilai cenderung memilih figur yang bersedia tunduk terhadap partai banteng untuk mencegah cawapres Ganjar malah nantinya akan mengancam eksistensi PDIP.
Sandiaga juga dinilai 'lincah' dalam berpolitik, terbukti dengan ia bergabung di berbagai partai yang berbeda dalam kurun waktu yang tak lama. Sandi juga sempat beberapa kali mendampingi lawan politik PDIP seperti Prabowo Subianto kala Pilpres 2019 hingga Anies Baswedan pada masa Pilkada DKI Jakarta yang lalu.
Baca Juga: Setelah Resmi Usung Sandiaga Uno Jadi Cawapres, PPP Diajak Rembuk Bareng Ganjar Pranowo
ICRC sebut Sandiaga punya tiket jadi Cawapres Ganjar
Pengamat politik Hadi Suprapto Rusli berpendapat berbeda. Direktur Eksekutif Ide Cipta Research and Consulting (ICRC) tersebut Sandiaga punya kelebihan dan jam terbang yang apik sehingga menjadi tiket masuk bursa cawapres Ganjar.
"Kalau Ganjar pasangannya Sandi, Sandi adalah bagian dari pemerintahan hari ini, saya kira akan lebih mudah untuk mendapat tiket," kata Hadi dalam keterangan tertulis.
Sandiaga punya popularitas yang tinggi di tengah publik dan dinilai punya sumber daya yang luas untuk logistik kampanye.
Mardiono PPP pasang badan
Plt Ketua Umum Partai Persatuan Pembangungan (PPP) Muhammad Mardiono telah melobi Megawati Soekarnoputri secara langsung demi menjamin Sandiaga dijodohkan dengan Ganjar.
Mardiono di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Jumat (16/6/2023) mengaku tugasnya kini adalah mempertahankan Sandiaga sebagai cawapres Ganjar melalui upayanya melobi. Terlebih sebelumnya, PPP juga telah memberi amanat kepada Mardiono untuk melobi Megawati.
"Rapimnas VI PPP mengamanatkan kepada Plt Ketua Umum PPP H. Muhamad Mardiono untuk menyampaikan dan memperjuangkan Sandiaga Salahudin Uno sebagai Calon Wakil Presiden kepada Ketua Umum PDI Perjuangan Ibu Hj Megawati Soekarnoputri untuk mendampingi calon presiden Ganjar Pranowo pada Pemilihan Umum tahun 2024," kata Sekjen PPP Arwani Thomafi di Rapimnas PPP yang berlangsung selama dua hari sejak Jumat (16/6) hingga Sabtu (17/6/2023).
Kontributor : Armand Ilham
Berita Terkait
-
Setelah Resmi Usung Sandiaga Uno Jadi Cawapres, PPP Diajak Rembuk Bareng Ganjar Pranowo
-
Gubernur Bali Wayan Koster ke Ganjar Pranowo: Gak Boleh Membebani Calon
-
Bakal Sodorkan Duet Ganjar-Sandiaga ke KIB, PPP: Kami Berusaha Yakinkan Beliau-beliau
-
Balasan Ganjar Pranowo Dipasangkan Sandiaga Uno di Pilpres 2024: Tak harus Selalu yang Muda, Senior yang Jiwa Muda Tak Masalah
-
Diusulkan PPP Jadi Cawapres, Sandiaga Uno Bertolak ke Bali Temui Ganjar dan Megawati?
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan
-
Langkah Kecil yang Diam-Diam Bisa Membuat Perempuan Lebih Percaya Diri