Suara.com - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto enggan menanggapi mendalam kisi-kisi cawapres Prabowo Subianto yang dibeberkan Partai Gerindra.
Airlangga mengaku dirinya juga sudah melemparkan kisi-kisi.
"Tadi kan saya sudah sampaikan waktu apa kisi-kisinya kan sudah jelas tadi," kata Airlangga di Kantor DPP Partai Gerindra, Jakarta, Rabu (18/20/2023).
Sementara itu ditanya apakah ada tambahan kisi-kisi dari Golkar mengenai cawapres Prabowo, Airlangga menegaskan tidak ada.
"Tidak ada. Kisi-kisinya sudah jelas," ujar Airlangga.
Sebelumnya, Partai Gerindra memberisi kisi-kisi tentang sosok cawapres Prabowo Subianto. Isyarat itu disampaikan Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani melalui dua pantun.
Pantun itu disampaikan Muzani ketika menanggapi pertanyaan perihal peluang Prabowo melirik Yusril Ihza Mahendra yang notabene menguasi bidang hukum, menyusul Mahfud MD yang resmi menjadi cawapres Ganjar Pranowo.
Muzani tidak menanggapi pertanyaan itu, namun ia justru memilih memberikan kisi-kisi melalui pantun mengenai siapa sosok cawapres Prabowo.
Pantun ini dibacakan Muzani usai melangsungkan pertemuan tertutup dengan sejumlah elite Gerindra dan KIM di sebuah rumah nomor 35 di Jalan Sriwijaya I. Letaknya 100 langkah dari kediaman Prabowo di Jalan Kertanegara Nomor IV, Jakarta Selatan.
Baca Juga: Nilai Semua Bakal Capres-Cawapres yang Ada, Ernest Prakasa Pesimistis
Melalui pantun pertama yang dibacakan, Muzani memberikan sinyal cawapres Prabowo merupakan anak muda.
"Indonesia negeri yang kaya
Penduduknya berjuta-juta
Kita ingin Indonesia jaya
Prabowo dan anak muda jawabannya," tutur Muzani.
Berlanjut ke pantun kedua, Muzani memberikan isyarat bahwa Prabowo akan didampingi oleh figus yang memili pengalaman di pemerintahan.
"Beli pisang sambil sepedaan
Pulangnya mampir setasiiun balapan
Cawapres Prabowo akan segera diumumkan
Dia sosok berpengalaman di pemerintahan," ujarnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis