Suara.com - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra, Ahmad Muzani mengungkap, pihaknya menanti kemenangan sang ketua umum, Prabowo Subianto menjadi presiden hingga 15 tahun lamanya.
Meski menunggu begitu lama, Muzani tetap optimis Prabowo kini bisa menjadi presiden melalui Pilpres 2024.
Hal tersebut disampaikan Muzani saat menghadiri konsolidasi akbar kader Gerindra Kalimantan Barat, Selasa (5/12/2023).
"Saya datang ke sini sangat senang melihat wajah-wajah kader Gerindra, caleg Gerindra yang optimis, penuh harapan, penuh kesenangan dan kegemberiaan," kata Muzani.
"Karena 15 tahun kita menanti kemenangan untuk menjadikan Prabowo presiden dan Insya Allah 14 Februari 2024 nanti kemenangan itu akan kita capai," sambungnya.
Muzani mengungkapkan, kekuasaan yang akan digunakan Prabowo sebagai presiden apabila mendapat mandat rakyat, maka itu akan digunakan sepenuhnya untuk membela kepentingan rakyat.
Utamanya, kata Muzani, menghilangkan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan kaum kecil seperti petani, nelayan, buruh, pedagang dan tenaga honor.
"Itulah Gerindra kita harus memperjuangkan aspirasi dari rakyat-rakyat kecil seperti mereka yang selama ini tidak mendapat kesejahteraan yang layak. Maka jika ada orang di Gerindra tidak punya niat baik untuk itu, bukan di Gerindra tempatnya. Kalau anda punya tujuan memperkaya diri, silakan tinggalkan Gerindra," terangnya.
"Dan Pak Prabowo tidak bergeser sedikitpun komitmennya untuk membela orang-orang miskin, orang-orang yang membutuhkan. Itu tidak bergser sedikitpun meski beliau dan Gerindra saat ini berada dalam kekuasaan eksekutif," sambungnya.
Baca Juga: Bela Gibran Usai Salah Sebut Asam Sulfat untuk Ibu Hamil, TKN: Dia Ngerti yang Disampaikan
Oleh sebab itu, ia meminta kader dan caleg di setiap tingkatan untuk masif mengkampanyekan Prabowo-Gibran.
Sekaligus mensosialisasikan apa yang menjadi program Prabowo-Gibran jika terpilih presiden. Di antaranya soal pemberian makan siang dan susu gratis, mengatasi kelangkaan pupuk, dana abadi pesantren, serta mewujudkan swasembada pangan, air, dan energi.
Termasuk melanjutkan program-program pemerintah yang sudah baik saat ini seperti BLT, PHK, dan dasa desa akan ditingkatkan jangkauan dan nilainya.
"Pak Prabowo juga akan melanjutkan dan memperluas program PKH untuk membantu rakyat miskin. Pak Prabowo akan melanjutkan dan meningkatkan cakupan serta nilainya BLT," katanya.
"Dana desa ditingkatkan, dan realisasi dana abadi pesantren dan pembagian susu dan makan siang graris. Ini bagian dari ikhtiar Pak Prabowo utk memperkuat anak-anak kita dan menjadikan generasi bangsa kita yang unggul menuju Indonesia Emas 2045."
Berita Terkait
-
Ditanya Soal Perempuan Jadi Tiang Negara, Bagaimana Jawaban Istri Ganjar Pranowo?
-
Kampanye Istri Ganjar di Hadapan Muslimat NU Ciamis: Jangan Takut Diintimidasi
-
Lanjut Bahas Mekanisme Debat, KPU Bakal Kembali Bertemu Tim Pasangan Capres-Cawapres
-
Bela Gibran Usai Salah Sebut Asam Sulfat untuk Ibu Hamil, TKN: Dia Ngerti yang Disampaikan
-
Emang Iya Gibran Rakabuming Malah Menurunkan Suara Prabowo Subianto?
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123