Suara.com - Calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto marasa bangga usai menyaksikan langsung penampilan Gibran Rakabuming Raka, dalam debat cawapres di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, Jumat (22/12/2023) malam.
Ketua Umum Partai Gerindra itu secara blak-blakan memberikan nilai 9,9 terhadap cawapres pendampingnya tersebut.
"Terus terang saja, saya sangat bangga dengan cawapres saya. Saya sangat bangga tadi saya katakan kalau saya seorang guru yang memberi nilai ujian, saya beri nilai 9,9," kata Prabowo.
Mendengar penilaian Prabowo tersebut Gibran tersenyum dan langsung memberikan gesture menunduk.
"Menurut saya ini objektif, ini nyata semua rakyat bisa menilai kita serius," kata Prabowo.
Sebagaimana diketahui dalam debat cawapres bertema Ekonomi (Kerakyatan dan Digital), Keuangan, Investasi Pajak, Perdagangan, Pengelolaan APBN-APBD, Infrastruktur, dan Perkotaan, putra sulung Presiden Jokowi itu tampak tampil mengejutkan dari dua kompetitornya Muhaimin Iskandar dan Mahfud MD.
Cawapres yang sebelumnya diragukan kemampuannya tersebut justru beberapa kali memberikan pertanyaan-pertanyaan yang membuat dua kompetitornya kesulitan memberikan jawaban.
Seperti ketika Gibran melontarkan pertanyaan soal regulasi carbon capture and storage atau CCS kepada Mahfud dan pertanyaan terkait State of the Global Islamic Economy atau SGIE kepada Muhaimin Iskandar.
Sebelumnya Ketua KPU Hasyim Asyari memastikan tidak ada perubahan yang diterapkan pada debat cawapres kali ini dari debat sebelumnya. Hanya saja pada debat kali ini, KPU menyediakan podium serta alat tulis bagi masing-masing cawapres.
Baca Juga: Jawaban Singkat Cak Imin Soal SGIE Bikin Gibran Minta Maaf
Debat cawapres dibagi menjadi enam segmen. Segmen pertama yakni penyampaian visi-misi program kerja dari masing-masing cawapres.
Lalu untuk segmen kedua dan ketiga, menyampaikan pertanyaan dari panelis yang diajukan oleh moderator.
Pada segmen keempat dan kelima, masing-masing cawapres mempunyai kesempatan bertanya ke tiap-tiap cawapres.
Segmen terakhir yaitu pernyataan penutup dari masing-masing cawapres.
Berita Terkait
-
Gak Terima Cak Imin Dibikin Malu Gegara SGIE, Anies: Ini Format Cerdas Cermat Hapalan?
-
Usai Debat Cawapres Perdana, Gibran Cium Tangan Mahfud dan Cak Imin
-
Detik-detik Gibran Selepet Balik Cak Imin Pakai SGIE: Mohon Maaf Pertanyaannya Agak Sulit Ya Gus
-
Gibran Mendadak 'Kuliahi' Cak Imin Gegara Planga-plongo Gak Tahu SGIE, Pendukung 02 Bersorak!
-
Jawaban Singkat Cak Imin Soal SGIE Bikin Gibran Minta Maaf
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo