Suara.com - Ratusan guru swasta di Kabupaten Demak deklarasi dukungan untuk capres-cawapres nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka di Pilpres 2024.
Mereka memiliki alasan tersendiri sampai akhirnya memutuskan untuk mendukung Prabowo-Gibran.
Deklarasi tersebut dilakukan di kantor MWC NU Wedung berada di Desa Sedo, Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah.
Mereka yang hadir merupakan guru swasta mulai dari jenjang Sekolah Dasar sederajat hingga SMA ataupun MA dan SMK.
"Tadi teman-teman para guru swasta, para ustad dan ustazah tergabung di lembaga pendidikan ma'arif NU berkumpul ada ratusan orang menyatakan dukungan kepada Prabowo Gibran," kata Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran Kabupaten Demak, Maskuri yang ikut hadir dalam acara deklarasi.
Maskuri mengungkap ada beberapa alasan para guru swasta mendukung Prabowo-Gibran.
Di antaranya adalah visi misi Prabowo-Gibran yang selaras dengan perjuangan Nahdatul Ulama, serta adanya program makan siang gratis yang diusung pasangan nomor urut 2 tersebut.
"Pertama, karena visi misinya Prabowo Gibran selaras dengan perjuangan NU. Salah satunya punya komitmen kuat untuk kepedulian terhadap pesantren," ujarnya.
Para guru, lanjut Maskuri, juga sangat menantikan program makan siang gratis yang diusung Prabowo-Gibran.
Baca Juga: Pesan Pertama Prabowo di Tahun Baru 2024
"Prabowo Gibran memberikan perhatian khusus kepada pelajar santri soal makan yang gratis termasuk susu adalah hal positif. Ini akan mengurangi beban dari pesantren," terangnya.
Lebih lanjut, para guru juga merespon baik dengan langkah Prabowo-Gibran yang akan memperbaiki dan melanjutkan Kartu Indonesia Pintar (KIP).
"Kartu Indonesia Pintar sangat membantu, kami mengapresiasi dan mendukung program ini dilanjutkan dan disempurnakan kedepannya." ucapnya.
Dia menambahkan pihaknya memberikan kebebasan terhadap para relawan untuk mendukung siapapun.
Sebagai Ketua TKD, Maskuri mengapresiasi deklarasi yang dilakukan oleh para guru swasta tersebut.
"Kami memang memberikan ruang kebebasan kepada relawan sebagai bentuk demokrasi," tuturnya.
Disisi lain, Koordinator guru swasta se-Kabupaten Demak, Hafidin mengatakan bahwa para guru setuju dan mendukung visi misi untuk mensejahterakan guru swasta.
"Visi misi pak Prabowo Gibran itu mensejahterakan guru swasta dan pondok pesantren kami dukung," kata Hafidin.
Berita Terkait
-
Tanpa Kompromi, Plt Ketum PPP Segera Pecat Kader Pendukung Prabowo-Gibran!
-
Komentar Akun Centang Biru di Postingan Malam Tahun Baru Prabowo Mengejutkan, Isinya Soal Apa?
-
Beda dari TKN Prabowo-Gibran, Kubu AMIN Ngaku Tak Masalah MNC Group Jadi TV Penyelenggara Debat Capres
-
Pesan Ganjar Ke Relawan Korban Penganiayaan Oknum TNI: Kalau Ada Apa-apa Kabarin
-
Ganjar Pranowo Balas Gaya Kampanye Baru Anies Main TikTok: Kami Pakai AI
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Purbaya Kenang Momen Investasi Hyundai Bangun Pabrik EV ke RI, Cuma Perlu 4 Bulan
-
Ditekuk Vietnam, PSSI Bakal Rekrut Pemain Arsenal hingga Stuttgart ke Timnas Indonesia?
-
Hafalan Shalat Delisa: Novel Tere Liye tentang Tsunami Aceh dan Keikhlasan
-
Polres Sukabumi Kota Sita 159 Botol Miras Ilegal, Tiga Penjual Terjaring Razia
-
Hampir 'Terjebak' Gratifikasi, Purbaya Sempat Diming-Imingi Diskon Harley-Davidson
-
Hasil Inter vs Milan Tanpa Pemenang, Cristian Chivu Santai: Hasil Tak Penting
-
Lama Mandek, Pemerintah Klaim Kawasan Industri Madura Didukung Investor China
-
Israel Dituding Jadikan Perang Timur Tengah Jadi Konflik Agama
-
Ada 2 Pembalap Indonesia di Mandalika 2026! Ini Update Terbaru Penjualan Tiket MotoGP
-
KPK Pertanyakan Selisih Uang yang Dikembalikan Menhut Raja Juli, ke Mana Sisanya?