Suara.com - Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto mengungkap kisah di balik program bantuan sumur bor dan pipanisasi sumber air bersih yang telah dilakukan selama ini oleh Kementerian Pertahanan dan Universitas Pertahanan (Unhan) RI.
Implementasi program ini, kata Prabowo, berangkat dari laporan sejumlah kepala desa saat dirinya mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Pulau Moa.
Saat itu, para kepala desa mengakui jika masyarakat di Pulau Moa sulit mendapatkan akses air untuk kehidupan sehari-hari. Salah satu dampaknya, kata Prabowo, sebanyak 1.000 ternak mereka mati dalam kurun waktu 1 tahun.
“Air memang sangat penting, jadi saya mau cerita bahwa ini semua asalnya saat saya diajak Bapak Presiden, Pak Jokowi, berkunjung ke Maluku dan kita sampai di Pulau Moa, di Kabupaten Maluku Barat Daya. Di situ, waktu saya datangi dengan Pak Presiden, ada kurang lebih 8 kepala desa yang menghadap dan 8 kepala desa melaporkan sudah 1 tahun tidak punya air,” kata Prabowo dalam sambutannya saat meresmikan 15 titik sumber air di Pondok Pesantren Al Anwar, Desa Patereman, Modung, Bangkalan Madura, Selasa (23/1/2024).
“Dan ternaknya, ternak mereka, kerbau mereka, sudah 1.000 yang mati dalam 1 tahun. Jadi, pada saat itu Bapak Presiden memerintahkan kami, ada Menteri PUPR dan saya hadir juga disitu, untuk bagaimana segera membantu rakyat di situ,” sambungnya.
Prabowo kemudian menindaklanjuti perintah Presiden dengan memberi instruksi kepada Universitas Pertahanan membentuk satuan tugas (satgas) air yang bertugas untuk mencari sumber titik air bersih di sejumlah daerah yang mengalami krisis air.
“Saya panggil Rektor Unhan dan kita mengkaji kemampuan kita. Kami segera kirim tim ke Moa dan tim ke Lombok, karena Lombok juga melaporkan ada ratusan titik yang membutuhkan air,” ungkap dia.
Sejak dibentuk pada akhir tahun 2022, satgas air Unhan telah berhasil menemukan ratusan titik sumber air yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia. “Alhamdulillah, para insinyur kita dari Unhan dapat menguasai sebuah teknologi. Kami bisa mencari titik air dengan cepat dan ketepatannya lumayan. Jadi, kalau saya tadi dengar, ada kepala desa yang melaporkan sudah berapa kali mencari air tidak ketemu, alhamdulillah kalau tim dari Unhan bisa ketemu dan agak cepat ketemunya,” jelas Prabowo.
Program ini, lanjutnya, merupakan bagian dari pengabdian Kemhan dan Unhan kepada masyarakat Indonesia. Untuk itu, Prabowo mengungkap pihaknya akan memperluas jangkauan program ini agar dapat membantu menyelesaikan masalah masyarakat Indonesia yang kesulitan untuk mendapat sumber air bersih.
Baca Juga: Ucapkan Selamat Ulang Tahun, Prabowo Unggah Tiga Foto Bareng Megawati Ini
Berita Terkait
-
Biodata dan Kekayaan Boy Thohir, Klaim 1/3 Penyumbang Ekonomi RI Mau Prabowo Menang
-
Apa Itu Giant Wall Sea yang Dikaitkan Cak Imin Pada Prabowo Subianto
-
Potret Clara Shinta, Ngaku Pilih Prabowo Subianto Tapi Malah Keciduk di Barisan Pendukung Anies Baswedan
-
Anies Heran, Cak Imin Prihatin Erick Thohir Resmi Dukung Prabowo-Gibran
-
Ucapkan Selamat Ulang Tahun, Prabowo Unggah Tiga Foto Bareng Megawati Ini
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo
-
Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung