Suara.com - Calon Presiden (capres) nomor urut satu, Anies Baswedan akhirnya kembali muncul di hadapan publik usai diprediksi kalah dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 versi hitung cepat alias quick count.
Bersama pasangannya, Muhaimin Iskandar, Anies menyampaikan pesan khusus untuk para pendukungnya.
Anies diketahui mendadak sempat menghilang saat sedang memantau berjalannya quick count pilpres bersama Cak Imin. Mendadak, ia bersama Ketua Umum PKB itu melakukan pertemuan di rumah Wakil Presiden ke-10 dan 12, Jusuf Kalla (JK).
Namun, usai pertemuan itu, Anies dan Cak Imin tak mau berbicara sepatah katapun ketika quick count hampir rampung. Hingga akhirnya, ia melakukan konferensi pers di Markas Timnas AMIN, Jalan Diponegoro 10, Menteng, Jakarta Pusat.
Dalam kesempatan itu, Anies menyebut gagasan dan gerakan perubahan yang dibawa selama kampanye memberikan dampak yang besar. Hal ini merupakan wujud dari misinya membangun sistem demokrasi di Indonesia yang lebih baik.
"Menjadi demokrasi yang menjunjung tinggi adab, yang menjunjung tinggi etika, demokrasi yang memberikan ruang yang terhormat bagi gagasan, ide, dialog dan itu juga yang kami kerjakan selama ini," ujar Anies, Rabu (14/2/2024).
Selain itu, dalam gagasan perubahan ini, Anies menyebut banyak gerakan kerelawan tanpa pamrih yang muncul karena tergerak hatinya untuk melakukan perubahan Indonesia yang lebih baik.
"Kita menyaksikan gelora pejuang perubahan yang luar biasa gaungnya. Kerelawanan dalam arti sesungguhnya. Serba swa. Swakarsa, swadana, swakarya, dan ini mewarnai betul," ucapnya.
Oleh karena itu, ia menyatakan akan terus melanjutkan gerakan perubahan ini. Ia pun mengajak pendukungnya agar terus bersama meneruskan gagasan ini.
Baca Juga: Sikap Gentleman Anies Baswedan, Hormati Apapun Keputusan KPU: Saya Demokrat Sejati
"Mari semua terus berjuang, perjuangan kita belum selesai. Perjuangan kita masih panjang, karena itu kita melihat ini melampaui sekadar kampanye saja. Jadi kita bersiap untuk meneruskan perjuangan ini," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
Terkini
-
Detak Jantung Ibu Kota di Antara Wajah-Wajah Lelah Komuter Malam
-
Menkes Curhat ke DPR: Anggaran TB hingga Alkes Terhambat Gegara Pemblokiran Rp12,3 T di Kemenkeu
-
Menteri Urusan Muslim Singapura Mundur Usai Kena Skandal Perempuan
-
Pemerintah Belum Punya Skema Jelas, Kopdes Merah Putih Picu Kekhawatiran Warung Kecil
-
Basarnas Kerahkan RB 220 dari Mataram Perkuat Operasi SAR KM Nurul Salsa
-
Piala Dunia 2026: Mengapa Turnamen ini Disebut berpotensi Jadi yang Paling Tinggi Emisinya?
-
Soal Persekusi Transpuan Bogor, Yusril Tegaskan Perpres 111 Bukan Legitimasi Tindakan Vigilante
-
60 Seconds to Tokyo Resmi Hadir di Banten, Aston Hadirkan Sensasi Kuliner Jepang Autentik
-
Ada Kabinet Bayangan dari Masyarakat Sipil, Mensesneg Singgung Tim Sepak Bola dan Kerja Keras
-
Amerika Bom Iran, Rupiah Tersungkur