Suara.com - Pasangan capres-cawapres nomor urut 03, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD harus menelan kekecewaan terkait hasil hitung cepat.
Pasalnya pasangan tersebut mendapat suara terendah, bahkan tak menang di kandang banteng, Solo dan Jawa Tengah secara keseluruhan. Padahal perolehan suara PDIP masih tertinggi dengan pencapaian lebih dari 16 persen.
Rupanya mengambil suara capres di kandang banteng sudah menjadi strategi TKN Prabowo-Gibran.
Ketua Sekretariat Bersama Solo Raya Wisnu Broto menyebutkan bahwa pihaknya menyampaikan program yang diusung paslon 02 secara masif langsung ke akar rumput.
TKN juga menekankan pada warga bahwa jika ingin keberlanjutan Jokowi, maka Prabowo-Gibran pilihanya.
"Untuk pilihan ke dapan bapak ibu kira-kira cinta sama Jokowi enggak, rata-rata jawaban mereka senang suka sama Pak Jokowi karena terbukti," ungkap Wisnu Broto dalam cuplikan video yang diunggah akun TikTok @ekoparyono88.
"Kemudian kita sampaikan berlanjut yang akan melanjutkan Mas Gibran, berarti Prabowo-Gibran di situlah mayoritas bisa bergeser," imbuhnya.
Kendati demikian Wisnu menyebutkan bahwa timnya mempersilahkan tetap memilih PDIP bagi para pendukung PDIP namun memilih Prabowo-Gibran sebagai penerus Jokowi. Hal ini terbukti bahwa PDIP masih tertinggi di Jawa Tengah.
"Tapi kalau kita coba pedot oyot mengubah PDIP jadi partai lain itu masalah, PDIP tetap PDIP tapi pilihannya Prabowo-Gibran," kata Wisnu.
Baca Juga: TKN Prabowo-Gibran Klarifikasi Misinformasi Program Makan Siang Gratis Baru Terlaksana 2029
"Kami melakukan itu, kami terima kasih dengan emak-emak yang menembus pengajian, pasar murah," tandasnya.
Bergerak Senyap dan Masif
Wisnu menyebutkan para relawan khususnya di Solo Raya berherak dengan senyap dan terkoordinasi.
"Kami selalu bergerak dan berkoordinasi dengan puluhan organ relawan yang berada di Solo Raya. Kami bergerak senyap, rapi, masif langsung ke akar rumput," kata Wisnu seperti dikutip dari Antara.
Wisnu mengaku pihaknya datang ke akar rumput langsung untuk menyampaikan program yang diusung oleh pasangan calon nomor urut 2 dalam 1,5 bulan terakhir.
"Alhamdulillah, semua berjalan baik, lancar, sejuk, tertib, dan damai," katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim