Suara.com - Bakal calon wakil gubernur (bacawagub) dari PDI Perjuangan di Pilkada Jakarta 2024, Rano Karno alias Bang Doel mengungkapkan alasan dirinya dan Pramono Anung bertemu dengan para mantan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta.
Alasan utama Rano Karno dan Pramono bertemu para mantan Gubernur yakni ingin melanjutkan program mereka yang belum terwujud. Pasalnya, jika dirinya terpilih menjadi wakil gubernur Jakarta, tidak mungkin langsung menjalankan visi-misi yang ia usung.
“Supaya kan kita tahu besok ini Insyaallah kita jadi. Bukan berarti kita mau kerjain visi-visi yang kita punya dulu. Karena ini zaman Pak Heru sebagai Pj,” kata Rano di kediamannya, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Rabu (4/9/2024).
‘Ini kan anggaran sudah diketuk, APBD sudah diketuk. Kita mau tahu programnya apa sih?. Baru nanti di 2025 kita akan masukkan ke visi-visi kita,” tambahnya.
Pada dasarnya, kata Rano, program di pemerintahan daerah hanya ada dua, yakni program wajib dan pilihan. Adapun, program wajib pemerintah daerah di antaranya pendidikan, kesehatan, perhubungan dan lingkungan.
“Setiap pimpinan begitu kelar, pasti dia menyerahkan pertanggung jawaban. Nah kita mesti baca nih, apa ini pertanggung jawaban dia nih. Apa sih yang udah dilakukan? Infrastruktur, misal jalan udah misal 3.000 km misalnya lah. Oh baru 800, berarti kita mesti lanjutkan. Sebetulnya pemerintah daerah seperti itu, gak bisa ngawang-ngawang,” tuturnya.
Diketahui, pasangan bakal Cagub-cawagub yang diusung oleh PDI Perjuangan Pramono-Rano bertemu dengan mantan Gubernur DKI, Fauzi Bowo alias Foke. Pertemuan sendiri berlangsung di Museum MH Thamrin, Jakarta Pusat.
Dalam Pilkada Jakarta sendiri, selain pasangan Pramono-Rano. Kemudian bakal pasangan calon lainnya yang ikut Pilkada, seperti Ridwan Kamil alias RK-Suswono yang diusung oleh Koalisi Indonesia Maju alias KIM Plus.
Lalu pasangan calon dari jalur independen yakni Dharma Pongrekun-Kun Wardana.
Baca Juga: Ngebet Temui Jokowi, Ini yang Akan Ditanyakan Rano Karno
Berita Terkait
-
Ngebet Temui Jokowi, Ini yang Akan Ditanyakan Rano Karno
-
Pram-Rano Tebar Janji di Jakarta: Mau Pasang CCTV di Seluruh RT/RW, Biaya Operasional Dibikin Dobel, buat Apa?
-
Janji 'Sapu Bersih' Parkir Liar, Pramono Anung Siap Perangi Premanisme di Jakarta: Itu Kita Lawan!
-
Ketua Timses Pilkada DKI Bukan Anies, Pramono Anung Ungkap Sosoknya yang Good Looking
-
Pengin Menang Pilkada, Rano Karno Tiru Jurus Oplet Jokowi?
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
5 Rekomendasi Bedak Ringan untuk Remaja Sekolah yang Hasilnya Natural dan Tidak Dempul sesuai Review
-
Rekam Jejak Jebolan Liga India yang Jadi Pelatih Anyar Bhayangkara FC Gantikan Paul Munster
-
Kata BMKG, Penurunan Kualitas Udara Pekanbaru Bukan karena Karhutla
-
KMP Putri Yasmin Terbakar, 212 Orang Dievakuasi, SAR Masih Cari Korban
-
Bos BI Berganti, Grace Natalie PSI Tegaskan Independensi Institusi Tak Boleh Goyah
-
DPRD DKI Soroti Izin Penjualan Miras di Festival Musik, Buntut Kasus Viral The Sounds Project
-
Bosan Lari Gitu-Gitu Aja? Coba 5 Spot Jogging di Jogja Ini, Suasananya Asri Banget!
-
Luas Karhutla Riau Capai 15 Ribu Hektare Selama Januari-Juli 2026
-
Proyek LRT City Masih Belum Jelas, Dony Oskaria Turun Tangan
-
Petani Tebu Tetap Raih Cuan, Hasil Panennya Diserap Pabrik Gula