Suara.com - Calon Wakil Gubernur Jakarta Nomor Urut 2 Kun Wardana menilai belum banyak warga sekitar lokasi tempat pemungutan suara (TPS), tempat dirinya mencoblos.
Karena sepi, Kun Wardana bahkan tidak perlu mengantre untuk mendapatkan giliran masuk ke bilik suara tempat mencoblos.
“Saya belum melihat banyak orang yang datang tadi,” kata Kun di TPS 30, Ciganjur, Jakarta Selatan, Rabu (27/11/2024).
Untuk itu, Kun mengimbau kepada masyarakat untuk segera mendatangi TPS tempat nama mereka terdaftar dan menggunakan hak suaranya.
“Kami mengimbau warga masyarakat untuk bisa menggunakan hak pilihnya. Hari ini pencoblosan di Pilkada DKI Jakarta,” kata Kun.
Diketahui, Kun Wardana berjalan kaki menuju tempat pemungutan suara (TPS) 30, Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan.
Kun berangkat sekira pukul 09.30 WIB menuju TPS yang berjarak sekitar 350 meter dari kediamannya.
Pantaun Suara.com di lokasi, Kun Wardana menyusuri Jalan Moh Kahfi I bersama istri dan kedua anaknya dengan pengawalan dari petugas.
Pengawalan tersebut merupakan salah satu protokol yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta untuk para peserta Pilkada.
Baca Juga: Nyoblos di Ciganjur, Cawagub Kun Wardana Pede Menang di Jakarta Utara dan Barat
Pada momen ini, Kun dan keluarganya kompak mengenakan pakaian berwarna hitam. Kun sendiri terlihat memakai kemeja hitan berlengan panjang dan celana berwarna putih.
Sekadar informasi, Kun mencoblos di TPS 30 Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Pada TPS tersebut, tercatat ada 548 daftar pemilih tetap (DPT).
Berita Terkait
-
Nyoblos di Ciganjur, Cawagub Kun Wardana Pede Menang di Jakarta Utara dan Barat
-
4 Pemain Keturunan Timnas Indonesia yang Bisa Nyoblos di Pilkada Jakarta Hari Ini
-
Cawagub Jakarta Kun Wardana Begadang dan Sarapan Nasi Uduk Jelang Pencoblosan
-
Jelang Nyoblos di Bandung, RK Masih Lakukan Kegiatan Ini di Jakarta
-
Ucapkan Terima Kasih Usai Nyoblos, Pramono Pesan Agar RK dan Dharma Terima Apapun Hasil Pilkada
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam