Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tetap optimis dapat memenangkan pemilihan kepala daerah (pilkada) Kota Depok pada 2024 mendatang.
Juru bicara PKS Muhammad Kholid mengatakan bahwa partainya memiliki segudang modal baik selama memerintah di Kota Depok.
"Wali kota dan wakil wali kota (Depok) itu kader dan anggota kita. Penting untuk menuntaskan agenda perbaikan, pembangunan sehingga kinerja dapat dirasakan langsung masyarakat," kata Kholid kepada KompasTV, dikutip Liberte Suara, Selasa (13/6/2023).
Terkait rencana Kaesang Pangarep yang didukung oleh Partai Solidaritas Indonesia (PSI) maju dalam pilkada 2024 mendatang, Kholid menjawab santai terkait strategi PKS.
"Mas Kaesang maju atau tidaknya bukan menjadi sebuah variabel yang sangat penting bagi PKS. Challenge-nya adalah ketika petahana memberikan legacy yang bagus pada rakyat," jelasnya.
Sebagai partai yang berkuasa selama kurang lebih 20 tahun di Depok, PKS telah banyak memperoleh capaian atas kinerja baik para kadernya.
"Insyaallah pengalaman empat periode berjuang memimpin Kota Depok menjadi pelajaran berharga. Banyak kinerja PKS yang diakui secara empiris, secara luas, baik oleh masyarakat dan bahkan pemerintah pusat," papar Kholid.
Modal-modal utama tersebutlah yang membuat PKS yakin dapat memenangkan kembali hati warga Kota Depok.
Sebelumnya, Kaesang disebut mendapat dukungan PSI untuk maju dalam pilkada 2024.
Baca Juga: Jangan Lakukan 4 Hal Ini saat Menggunakan Lift, Bisa Bahaya!
Sampai saat ini, putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu belum memberikan keterangan partai yang akan dia pilih untuk maju dalam pilkada.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim