Meski timnas Indonesia kalah dari juara Piala Dunia 2022 Argentina 0-2 di laga FIFA Matchday, namun laga tersebut mendapat respon positif. Duel tersebut menjadi ajang uji nyali Tim Garuda Nusantara menghadapi beberapa ajang penting ke depan.
Diantaranya, Timnas akan menghadapi putaran pertama kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia pada 9-17 Oktober 2023. Jika lolos, Indonesia bisa melaju ke putaran kedua pada 16-21 November 2023. Setelah itu Indonesia juga akan tampil di Piala Asia 2023 Qatar pada 12 Januari -10 Februari 2024.
Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir menyampaikan dua hal utama yang ingin dicapai dari laga melawan juara Piala Dunia 2022 itu. Pertama, dengan adanya pertandingan tersebut dunia diharapkan melihat sepak bola Indonesia bangun dari tidur.
"Nomor satu, bagaimana dunia melihat sepak bola kita bangun dari tidur dan ini membuktikan dengan tim juara dunia mau hadir ke Indonesia," kata Erick. Selain itu laga melawan Argentina juga dimaksudkan sebagai bagian untuk mempersiapkan mental tim nasional sepak bola Indonesia dalam menghadapi laga-laga penting lainnya.
"Ini bagian dari kita tes nyali, tes mental untuk supaya tim nasional kita siap karena tahun ini kan ada pertandingan juga kualifikasi Piala Dunia 2026. Walaupun target kita 2038, tapi kan siapa tahu, kita coba yang terbaik," jelasnya.
Sebelumnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang turut menyaksikan berpandangan tim nasional Indonesia tampil relatif bisa mengimbangi Argentina .Jokowi mengungkapkan kebanggaan atas penampilan Marc Klok dan kawan-kawan.
Tag
Berita Terkait
-
Presiden Jokowi Puji Hanya Erick Thohir yang Bisa Datangkan Argentina, Relawan Ganjar: Selamat Pak, Indonesia Bisa Dilihat Dunia
-
Kala Prabowo Asyik Nonton Indonesia vs Argentina Bersama Jokowi dan Erick Thohir di GBK
-
Skuad Garuda Mampu Bikin Argentina Ketar-ketir, Erick Thohir: Dunia Bisa Lihat Sepak Bola Indonesia Bangun dari Tidur
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
Terkini
-
Jejak Sejarah Jenius di Balik Lahirnya LPDP
-
Del Piero Semprot Inter Milan: Tampil Biasa-biasa Saja, Pantas Disingkirkan Bodo/Glimt!
-
Ramadan 2026: Raditya Dika Singgung Peran Komunitas bagi Pria
-
Alasan Dick Advocaat Mundur usai Bawa Curacao ke Piala Dunia 2026
-
Suami Dwi Sasetyaningtyas Kena Sanksi LPDP, Mahfud MD Bongkar Alasan Ngeri WNI Benci RI
-
WNA Asal Malaysia Terancam Hukuman Mati di Surabaya, Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Tasya Kamila Dihujat Usai Pamer Laporan Pengabdian, Siapa Saja Artis Penerima LPDP?
-
Profil Lengkap Alex Noerdin: Dari Panggung Pembangunan, Proses Hukum, hingga Wafat di Usia 74 Tahun
-
Sujud Terakhir Ibu di Ujung Ramadan
-
Kemenkes Reformasi Skema PPDS, Utamakan Putra Daerah untuk Atasi Krisis Dokter Spesialis