Suara.com - 'Do not disturb', atau tanda jangan ganggu ini sering kita pasang di depan kamar penginapan saat kita ingin beristirahat dan tidak ingin diganggu. Mungkin kita tidak pernah terlalu memedulikan tanda ini. Tapi tidak dengan Edoardo Flores.
Bagi laki-laki asal Italia yang hobi jalan-jalan ini, tanda itu memiliki makna tersendiri. Tanda itu menjadi koleksinya sejak ia berumur 18 tahun. Dan setelah 32 tahun berlalu, koleksi Edoardo mencapai 8200 keping tanda jangan ganggu dari berbagai bahasa. Asalnya dari 180 negara. Seluruh koleksi ini didata dengan baik berdasar asalnya. Bahkan Edoardo juga memotret koleksi itu, dan mengunggahnya di akun Flickrnya. Walah-walah!
Koleksi Edoardo cukup beragam. Mulai dari Domus Sanctae Marthae, yang didapatnya dari sebuah penginapan di Vatican di sela proses pemilihan Paus baru beberapa tahun lalu.
Sebuah tanda berukir dari Bali juga ada dalam koleksinya. Juga sebuah tanda berbulu dari Colorado. Tapi favorit Edoardo adalah tanda jangan ganggu bergaya vintage yang didapatnya saat berkunjung ke Disney.
Dalam berburu koleksi ini, Edoardo sering mendapat bantuan temannya yang juga hobi jalan-jalan. Dan meski koleksinya sudah bejibum, Edoardo belum berencana menghentikan hobinya ini. Ya mungkin masih banyak negara yang belum dikunjunginya! (Sumber: Huffington Post)
Berita Terkait
-
Gen Z dan Sertifikat Online: Investasi Skill atau Sekadar Koleksi?
-
Dody Hanggodo Jadi Sorotan: Koleksi Kendaraannya Jauh Lebih Mewah dan Baru Dibanding "Pak Bas"
-
5 Koleksi Jam Tangan Dokter Tirta Harga Jutaan, Ngaku Ada yang Beli Second
-
Stop Monetizing Your Hobby: Mengapa Hidup Tidak Selalu Tentang Produktivitas
-
5 Koleksi Tas Hermes Erling Haaland, Seri Birkin Jadi Favorit Sang Striker
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
7 Cara Pakai AC Low Watt agar Kamar Cepat Dingin Tanpa Boros Listrik
-
Debut Film! Cha Si Yeon Resmi Bintangi Film Layar Lebar The Pinnacle
-
Jorge Messi Wafat, Sosok Penting di Balik Karier Lionel Messi
-
Hujan Ringan Diprediksi Mengguyur Pekanbaru dan Padang Hari Ini
-
Review Film The Ribbon Hero: Dongeng Klasik Tezuka dalam Balutan Modernitas
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dilakukan Menyeluruh
-
MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah Bukan Rp300 Triliun, Ini Pertimbangannya
-
Cushion ESQA Oksidasi atau Tidak? Cek Kelebihan dan Review Pengguna sebelum Membeli
-
Tanding di Berlin, Tim Indonesia Ramaikan Piala Dunia Basket Putri 2026
-
Siapa Saja Peraih ESG Award 2026? Intip Daftar Emiten dan Investor Paling Berdampak di RI