Suara.com - Café Gran Via, restoran buffet internasional di Gran Melia Jakarta hadir untuk memenuhi hasrat Anda untuk menyantap masakan Jawa.
Hotel bintang lima bergengsi yang terletak di pusat kota ini menyelenggarakan Festival Makanan Jawa hingga tanggal 20 April 2014.
"Tema masakan Jawa ini kami angkat selain merupakan tematik tahunan, juga karena banyaknya permintaan dari pengunjung. Baik pengunjung lokal maupun internasional sudah familiar dengan masakan Jawa," jelas Ratna Sjamsiar Idris, Director of Marketing & Communications Gran Melia Jakarta mengawali perbincangan dengan suara.com.
Pengunjung, lanjut dia, akan merasa kehangatan nuansa Jawa saat memasuki ruangan restoran dengan sambutan para pelayan yang mengenakan pakaian tradisional Jawa plus alunan musik khas Jawa.
Sebelum disambut dengan kekentalan dekorasi Jawa di dapur terbuka, bagian cold station telah diisi dengan berbagai variasi makanan pembuka, mulai dari Urap, Pecel Godhong Kates dan Rujak Serut.
Kupat Tahu Magelang yang merupakan campuran dari berbagai macam sayuran segar dan saus kacang juga tersedia untuk menghidupkan kembali rasa segar sebelum mencicipi hidangan utama, seperti Pecel kecombrang, Rujak Kangkung dan banyak lagi.
Dalam festival makanan spesial ini, banyak pilihan menggoda yang dibagi menjadi tujuh siklus berbeda selama satu minggu, dengan satu set lengkap Gudeg spesial yang ada setiap hari.
Executive Sous Chef, Apep Hendrawan mengatakan, setiap makanan telah disiapkan untuk memunculkan cita rasa khas, yang berasal dari daerah di sekitar Jawa Timur dan Jawa Tengah.
"Sate Ambal misalnya, makanan ini berasal dari Kebumen, menggunakan saus tempe dan bukan saus kacang yang sangat umum disajikan bersama sate," imbuhnya.
Di bagian Carving, Ayam Panggang Klaten dengan dua pilihan saus; original dan BBQ, menunggu untuk disajikan di piring Anda, seperti Soto Ayam Kudus, Sop Buntut, Rawon, dan lainnya untuk pilihan sup sepanjang minggu, sama halnya untuk makanan pembuka, hidangan utama dan penutup.
Sinom, minuman khusus bulan ini, yang terbuat dari daun asam yang dikenal dengan manfaatnya terhadap tubuh manusia juga tersedia, bersama dengan Wedang Ronde, Petulo, Putu Ayu, Bubur Ketan dan banyak lagi untuk dinikmati.
Lebih beragam dalam rasa dan terutama karena rasanya yang manis, semua hidangan Jawa ini, kata Ratna, disajikan untuk makan siang dan makan malam, siap dalam melayani kebutuhan santap pengunjung sehari-hari.
Untuk menikmati beragam masakan Jawa dalam konsep buffet ini, Cafe Gran Via mematok harga Rp 248 ++ per orang. Anda tertarik untuk mencicipinya?
Berita Terkait
-
3 Orang Tewas di Penembakan Massal Festival Kuliner Seattle, Ada Bayi Jadi Korban
-
Bukan Sembarang Donat, Ini 5 Keunikan Kkwabaegi, Donat Kepang Khas Korea
-
Tren Lari Baru di Jakarta, Padukan Olahraga dan Budaya Kuliner Nusantara
-
Dari Gurih hingga Pedas, Menu Flavor Shake-Up Ajak Pecinta Kuliner Eksplorasi Beragam Rasa
-
Dari Gerobak hingga Restoran, Alasan Bakso Tetap Jadi Kuliner Favorit Lintas Generasi
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
Terkini
-
A Spoonful of the Sea, Tradisi Ulang Tahun Korea yang Menghangatkan Hati
-
Pemkab Siak Klaim Tangani 152 Km Jalan Kabupaten yang Rusak
-
Rilis Final Trailer Film "Dan Bandung", Kisah Perjuangan Cinta Yang Siap Mengaduk Emosi Penonton
-
Buku The Principles of Power: Seni Menguasai Pengaruh Secara Etis
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Kejutan Survei SMRC: Jika Pilpres Digelar Sekarang, Prabowo Tidak Akan Terpilih Lagi
-
Plt Bupati Sukoharjo Jalani Pemeriksaan KPK, Penyidikan Kasus Etik Suryani Bergulir
-
Bukan Cuma yang Viral, Alyssa Daguise Beberkan Rahasia Pilih Skincare yang Aman untuk Baby Soleil
-
BRIN Kembangkan Teknologi untuk Pulihkan Lahan Bekas Tambang, Seberapa Efektif?
-
Anggota DPRD Medan Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pengeroyokan