Suara.com - Komunitas Vespa yang dinamakan Indonesia Scooter Society (ISS), merupakan komunitas pecinta vespa atau scooter di Indonesia. Komunitas ini ada di sejumlah wilayah di Indonesia.
Konsep komunitas ini adalah membingkai Nusantara dalam lingkup kecil, serta menjalin persaudaraan (ukhuwah) vespanian.
Haji Roby, salah satu anggota dan pendiri ISS mengatakan, ISS merupakan wadah organisasi yang menggabungkan semua komunitas vespa.
Setiap menggelar event, sekitar 1000 anggotanya berkumpul. Sesuai nama komunitasnya, lanjut dia, ISS lebih banyak melakukan kegiatan sosial seperti "Vespa Peduli" dan "Scooter Peduli."
“Seluruh anggota kami tidak diwajibkan untuk mengeluarkan biaya setiap event yang diikuti. Kami juga memiliki agenda sosial khususnya saat Ramadan”, tambah Roby saat ditemui suara.com di event "Ngabuburit Bareng ISS," di Kemang, Jakarta Selatan, Minggu (29/6/2014).
Ia menambahkan, Ramadan tahun ini, ISS memiliki sejumlah agenda sosial di antaranya buka puasa bersama anggota dan santunan anak yatim.
“Bekerja sama dengan salah satu rumah makan siap saji. Untuk puasa hari pertama ini kami mengadakan acara nonton bareng GP F3 Jerman yang selanjutnya buka puasa bersama dan membagikan takjil ke seluruh anggota kami, serta ke sesama,” ujar Roby.
Sekilas Tentang ISS
Sekadar diketahui, ISS berdiri sejak 2012 yang merupakan gabungan dari beberapa komunitas vespa yang ada baik di Jabodetabek maupun kota besar lainnya.
Vespa yang digunakan oleh para anggota ISS terdiri dari vespa tahun 50, 60, 70 hingga matic. Berbagai macam jenis ada di dalamnya seperti PX bentuk kepala kotak dan bulat.
Ponco, salah satu pencetus ISS mengatakan, tertarik ikut mendirikan komunitas tersebut karena selain gemar mengendarai vespa, ISS juga mewadahi banyak komunitas vespa yang ada di Indonesia.
"Ketua ISS saat ini ialah Bapak Fery firmansyah SH, serta pengagasnya adalah Bapak Feri, H. Robi, Yoel, Ponco", tambahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kerahkan 1.105 Personel Gabungan, Polda Jabar Perketat Pengamanan Laga Timnas Indonesia vs Vietnam
-
Ramai Dikomplain Warga, Mobil Rusak Diparkir Sembarangan di Tebet Dipulangkan ke Depan Rumah Pemilik
-
BGN Tetapkan Kasus Keracunan MBG Kejadian Fatal, Ancam Sanksi Suspend SPPG dan Copot Kepala Dapur
-
Penebangan Pohon di Jalan Riau Bandung Naik Kelas ke Pidana Berat, Gakkum KLH Turun Tangan
-
Raih Kontrak Rp1,16 T, WSKT Rampungkan Pembangunan Satu Sekolah Rakyat di Surabaya
-
Datangi Rutan KPK, Pengacara Febrie Adriansyah Beberkan Dugaan Kejanggalan pada Sprindik Kejagung
-
Bahlil Semprot AMPG: Satu Periode Empat Kali Ganti Sekjen, Pengkaderan 'Enggak Jelas'
-
Menebak Isi Pembicaraan Perdamaian AS - Iran Terbaru
-
RI Masih Senang Impor Minyak Bikin Neraca Dagang Tekor di Juni
-
Mitchell Baker Jadi Ujung Tombak Indonesia, Vietnam Andalkan Bek 196 Cm Jadi Striker?