Suara.com - Selama Ramdan Café Gran Via menyajikan beberapa pilihan makanan Nusantara yang sangat menggoda baik dalam rasa maupun penyajiannya untuk hidangan berbuka puasa.
Dimulai dari beberapa pilihan makanan manis sebagai pembuka atau yang biasa disebut dengan Takjil yang terdiri dari berbagai macam kurma serta manisan khas Indonesia seperti kolak pisang, bubur kacang hijau, jajanan pasar dan masih banyak lagi.
Director of Marketing and Communications Gran Melia Jakarta, Ratna Sjamsiar Idris menjelaskan bahwa dari pilihan hidangan utama menyajikan menu yang berbeda setiap harinya.
"Beragam pilihan hidangan Nusantara dari berbagai provinsi dengan bahan-bahan tradisional," imbuhnya.
Beberapa pilihan hidangan Timur Tengah, lanjut dia, juga tersedia untuk mereka yang menginginkan cita rasa yang berbeda pada menu buka puasa bertaraf internasional.
Prasmanan Buka Puasa di Cafe Gran Via tersedia dengan harga Rp325,000++ per orang sudah termasuk teh panas dan aneka makanan penutup, serta buah-buahan yang mengandung antioksidan yang baik untuk kesehatan dan ketahanan daya tubuh.
Untuk melengkapi buka puasa, Anda juga bisa menikmati minuman spesial Ramadan Mocktail Coconut Avocado Rp70,000++ per orang.
Alunan musik islami juga diperdengarkan untuk memanjakan telinga anda dengan sentuhan musik Timur Tengah atau lebih dikenal dengan Qasidah.
Anda bisa menikmati Qasidah setiap hari selama Ramadan secara ‘Live’ di Lobby Lounge yang terletak dekat dengan Café Gran Via mulai pukul 17.30-20.00 WIB.
Adapun keberkahan lainnya di Cafe Gran Via di bulan Ramadhan ini, menikmati diskon 50 persen bagi anak dengan tinggi badan 100 - 130cm dan gratis bagi anak dengan tinggi badan dibawah 100cm, serta diskon 30 persen bagi orang tua di atas 60 tahun sesuai ketentuan yang berlaku.
Menu buffet Internasional juga selalu tersedia di Cafe Gran Via, restoran yang buka setiap harinya selama 24 jam, terletak di lobby level Hotel Gran Melia Jakarta.
Berita Terkait
-
Dari Fashion hingga Kuliner, Begini Wajah Baru Brand Lokal Indonesia
-
ShopeeFood Angkat Kisah Mie Sapi Gajahan dan Nasi Telur Bahagia, Dua Kuliner Lokal Yogyakarta
-
Bakery Singapura BIdik Pasar Kuliner RI, Ekspansi Perdana ke Jakarta
-
Festival Kuliner, Dunia Fantasi, dan Pesona Ahn Hyo Seop di Tengah Kota Bandung
-
Estetika Visual atau Trik Bisnis? Membongkar Praktik Shrinkflation di Balik Porsi Mini Kafe Viral
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis