Suara.com - Umumnya, komunitas terbentuk karena anggotanya sama-sama memiliki hobi atau visi yang sama. Tetapi ternyata ada juga komunitas yang bisa terwujud dari perbedaan karakter, tapi dapat menghasilkan karya yang luar biasa, salah satunya Forum Lenteng.
Anggota Forum Lenteng Mohammad Fauzi menceritakan awal mula komunitasnya terbentuk. Komunitas ini terbentuk tahun 2003. Latar belakang anggotanya macam-macam, ada mahasiswa (ilmu komunikasi/jurnalistik), pekerja seni, periset, dan pengamat kebudayaan.
Lambat laun, kata dia, Forum Lenteng menjadi organisasi nirlaba egaliter (non-profit) yang bertujuan sebagai sarana pengembangan studi sosial dan budaya.
Visi misi komunitas ini, kata Fauzi, menjadikan masyarakat Indonesia terbuka dan kritis melalui proses belajar, memberi dan menerima informasi yang terbuka, serta memiliki kesadaran terhadap lingkungan, sejarah dan keberagaman dalam menghadapai perubahan sosial politik ke depan.
Adapun program Forum Lenteng, antara lain, Akummasa. Ini merupakan program advokasi pengembangan komunitas berbentuk lokakarya (workshop) berupa video, teks berita, dan media online yang difasilitasi.
Selanjutnya, ada Videobase, yaitu meriset ulang video-video yang diperuntukkan untuk mengingat dan mempelajari sejarah, serta DVD dan Buku untuk Semua sebagai progam pembelajaran melalui distribusi media pendidikan-kebudayaan berbasis media teks (dalam bentuk buku dan artikel) dan media audiovisual (film dan video) ke beberapa komunitas di daerah seluruh Indonesia.
"Ada Program Pengembangan Kapasitas untuk mengembangkan dan menjalankan program-program penguatan kapasitas seperti halnya seminar, diskusi, dan seterusnya,"
kata Fauzi kepada suara.com, di Kine Forum, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Minggu (12/10/2014).
Selama ini, Forum Lenteng banyak terlibat di acara-acara pameran karya seni. Tak hanya pameran di Indonesia, melainkan juga di luar negeri. Salah satunya acara Massroom Project, sebuah acara program video yang menampilkan dokumenter kota Jakarta, 32 C yang merupakan acara pameran karya seni para mahasiswa se-Jakarta, dan EL-TVDCM (El Taller Video Documental de Ciudad de Mexico) sebagai acara video dokumenter yang berkerjasama Forum dengan sebuah organisasi seni non-profit asal Mexico yaitu, El Despacho Mexico, berkaitan mengupas kehidupan di negara Mexico.
Kegiatan forum tersebut mendapat apresiasi dari budayawan, Dewan Kesenian Jakarta Irawan Karseno, dan periset budaya.
Jika anda berminat mengembangkan dan meriset, Froum Lenteng sangat terbuka. Basis mereka di Jalan H. Saidi 69, Kelurahan Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga
-
Kejagung Tetapkan Tersangka Baru TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah